Makam Kuala Syiah Dan Daya Tariknya

- Jurnalis

Jumat, 1 Juli 2022 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Aceh — Teungku Syiah Kuala merupakan seorang ulama kharismatik Aceh yang meninggal dunia pada tahun 1696 Masehi dalam usia 105 tahun. Beliau diakui sangat berjasa dalam penyebaran agama islam di Aceh pada saat itu.

Beliau dulu nya pernah menuntut ilmu di Arab, namun setelah itu beliau kembali lagi ke Aceh untuk mengajarkan ilmu – ilmu yang pernah di pelajari kepada masyakat Aceh.

Beliau membangun sebuah perguruan agama Islam yang telah menghasilkan banyak ulama. Karena letaknya tidak jauh dari muara sungai yang dalam bahasa Aceh disebut Kuala, maka makam tersebut dinamakan Syiah Kuala.

Baca Juga :  KTP Hilang, Rusak? Ke Dukcapil Langsung Untuk Mencetak Di Mesinnya

Dalam hal itu, penjaga makam menjelaskan sejarah Ulama besar Aceh tersebut. Seperti diketahui, Syiah Kuala bernama asli Syeikh Abdurrauf bin Ali Alfansuri, merupakan salah satu ulama besar di Aceh.

“Beliau (Syiah Kuala) lahir pada tahun 1591 atau tahun 1001 H, dan wafat pada tahun 1696 atau 1106 H pada usia 105 tahun. Almarhum dikenal menjabat sebagai Kadhi Malikul Adil pada masa Kerajaan Aceh Darussalam pada masa pemerintahan para Ratu (Raja Aceh),” kata Abdul Wahid.

Baca Juga :  Gelar Rapat Pleno PWI Pusat, Memutuskan PWI Sumbar Sementara Dikomandoi Plt

Kemudian Abdul Wahid, turut menjelaskan kondisi Makam Syiah Kuala saat diterjang tsunami pada 26 Desember 2004 silam .

“Makam ini posisinya hanya selemparan batu dengan Pantai Syiah Kuala. Namun saat bencana gempa bumi berkekuatan 9,1 skala richter yang menyebabkan tsunami, kawasan ini hampir rata dengan tanah. Namun, Makam Syiah Kuala tidak mengalami kerusakan yang berarti,” ucapnya.

Dari berbagai sumber

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api
FWBR Apresiasi Kepedulian CV IPDP Semarakkan HUT RI.
Polisi Laksanakan SAR Wisatawan Tenggelam di Pantai Karangpapak.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api

Berita Terbaru