Pesantren Kebangsaan Pertama Indonesia di Resmikan Anton Charlyan

- Jurnalis

Rabu, 8 Juni 2022 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Tasikmalaya – Anton Charliyan Mantan Kapolda Jawa Barat (Jabar), Selaku Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Assyukandary Bhayangkara Memulai Pembangunan sebuah Pesantren Kebangsaan ASYUKANDARY BHAYANGKARA di Kec Mangunreja Kab Tasikmalaya, dengan ditandai Peletakan Batu pertama. Selasa (7/6/22).

Acara yang dimulai sekitar Pk. 11. 00 Siang, yang dihadiri oleh Kapolres Tasikmalaya diwakili Kasat Binmas, Kadinsos kabupaten diwakili Drs. Hidayat, Camat Kec Mangunreja Bambang, Kapolsek Singaparna Kompol Semi, Kemenag kecamatan Mangunreja Harun AR , Para Kepala desa , serta Tokoh masyarakat dan tokoh budaya seperti R Dicky dari Sukapura, Tony Easy S.E., mantan wakil Ketua DPRD Kota Tasik, Safari Mantan Kadisbudpar, Ki Aan Citiis Galunggung, Ustad Cecep Cilogak serta beberapa orang lainnya turut hadir.

Dalam sambutannya mantan Kapolda Jabar yang juga dikenal sbg Tokoh Budaya dan Penggiat Anti Intoleransi tsb, mengatakan bahwa saat ini memang sangat diperlukan pesantren dengan konsep Kebangsaan, dan pesantren ini merupakan yang Pertama mendeklarasikan diri sebagai Pesantren Kebangsaan di Indonesia, yang memiliki konsep, Mensinergikan antara Ilmu Agama, Cinta Tanah air dan melestarikan Nilai nilai Budaya.

Yakni Nantinya, Pesantren ini diharapkan bisa mencetak dan melahirkan Santriwan Santriwati yang berjiwa Patriotisme Pancasila dalam bingkai NKRI berfaham Islam Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah yang Nasionalis dan Berbudaya. Sebetulnya sudah banyak Ponpes yang punya Konsep seperti ini, diharapkan bisa menamakan diri secara Khusus sebagai “Pesantren Kebangsaan “. Ungkap Anton Charliyan
Anton Charlyan yang juga pernah menjabat Sebagai Kapolwil Priangan pada Thn 2009.

Baca Juga :  Polsek Koja Dorong Ketahanan Pangan Melalui Penyerahan 4.000 Bibit Ikan di RPTRA Rasela

Adapun lokasi pesantren tersebut dibangun Yakni di KM 9 Kp. Ciwidara Rt 09/001 desa Salebu Mangunreja kab. Tasikmalaya.

Untuk itu mulai saat ini diharapkan agar Ponpes-ponpes yang punya visi dan misi yang sama yakni yang mempunyai visi membangun Nilai-nilai Agama yang berbudaya, Budaya yang beragama, yang mengedepankan Wawasan Kebangsaan dan jiwa Nasionalisme, agar punya Karakter Khusus bisa mendeklarasikan juga sebagai ” PESANTREN KEBANGSAAN “.

Anton juga mengatakan bahwa ” Kecintaan pada tanah air sesungguhnya telah tercantum dalam Naskah Sunda Kuno abad ke 15 dari Wilayah tempat Pesantren ini berada yakni wilayah Gunung Galunggung, yang kini dikenal sebagai Amanat Galunggung, Yang isinya berbunyi : jaga ini Kabuyutan ( Wilayah / Teritory ) sebagai tempat Suci dari Penguasaan Asing, Bila raja Putra tidak bisa menjaga Kabuyutan , maka tak ubahnya ibarat Bangkai kulit musang yang ada ditempat sampah, yang baunya sangat busuk “.

Ini salah satu Naskah di Nusantara yg meng amanatkan harus Menjaga sebuah Teritory, wilayah dengan sungguh sungguh dari penguasaan Asing , sampai-sampai dikeluarkan sumpah : ibarat Bangkai yang ada ditempat sampah bila tidak mampu mempertahankan Tanah air. Ungkapnya

Baca Juga :  Polsek Conggeang Bagikan Paket Sembako Kepada Pengemudi Ojeg Pangkalan

Dan Naskah itu lahir di wilayah ini, maka sudah sepantasnya bila Santri-santriwati yg ada di wilayah Galunggung ini punya semangat dan daya juang berlipat ganda dalam mempertahankan wilayah teritory NKRI dan Pancasila sebagai mana Sudah dicontohkan KH. Zainal Mustofa yang merupakan Pahlawan Nasional yang berasal dari Singaparna Tasikmalaya Tutupnya.

Selanjutnya KH. Dr., Ujang Hidayatulah S.ip., M.si., selaku Pimpinan Ponpes didampingi Dr. KH. Bachrum selaku Ketua Yayasan menyampaikan sambutanya : mohon dukungan dari Semua pihak baik pemerintah maupun tokoh masyarakat baik moril maupun Matril demi kelancaran Pembangunan Ponpes ini, karena saat ini bangsa Indonesia sangat memerlukan penguatan jiwa Nasionalisme disamping Nilai Agamis.

Adapun dari Kapolres yang diwakili Kasat Binmas dan Kapolsek Singaparna meyampaikan Dukungan Penuh Berdirinya Pesantren tersebut sebagai pesantren yang Pancasilais yang punya semangat yang terdepan menjaga NKRI.

Demikian juga Camat Mangunreja mengatakan akan Mengajak masyarakat untuk mendukung berdirinya Pesantren Kebangsaan ini karena merupakan Pesantren yang pertama Medeklarasikan diri sebagai Pesantren Kebangsaan dan mengajak masyarakat agar putra putrinya masuk di Pesantren Assyukandary Bhayangkara.

kemudian Acara dilanjutkan dengan doa Penutup dan menggelar peletakan batu pertama asrama putri yang diawali oleh Abah Anton, diikuti oleh para Pejabat dan tokoh masyarakat yang hadir. (Owen)

Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru