Kapolri dan Menteri P2MI Bersinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta, 10 Januari 2025

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menegaskan komitmen bersama untuk memberikan perlindungan maksimal kepada pekerja migran Indonesia, khususnya mereka yang berangkat ke luar negeri secara unprosedural.

Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan di Mabes Polri pada Kamis (9/1), di mana kedua pihak sepakat membentuk desk khusus atau satuan tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diinisiasi oleh Kementerian P2MI.

Kapolri menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan desk khusus tersebut sebagai upaya strategis dalam memberantas praktik ilegal yang merugikan pekerja migran.

“Kami sangat mendukung pembentukan Satgas TPPO. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk melindungi masyarakat yang berangkat secara ilegal dan rentan menjadi korban sindikat perdagangan orang,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga :  Sumedang Bergerak: Bersama Wujudkan Nol Kematian Ibu dan Bayi

Kapolri juga menegaskan bahwa langkah ini akan mencakup penindakan hukum terhadap pelaku, upaya pencegahan, serta peningkatan sistem pelaporan masyarakat melalui desk khusus yang direncanakan.

Sementara itu, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menyoroti data yang menunjukkan 90% kasus eksploitasi pekerja migran terjadi pada mereka yang berangkat secara unprosedural. Ia meminta dukungan Polri untuk membongkar sindikat di balik praktik ilegal ini.

“Mayoritas kasus human trafficking dan eksploitasi pekerja migran berasal dari jalur tidak resmi. Kami berharap Polri dapat membantu mengungkap jaringan sindikat yang terlibat,” tegas Abdul Kadir Karding.

Baca Juga :  Selamat, HPN 2025 Banjarmasin Begitu Fenomenal

Menteri P2MI juga menyampaikan keyakinannya bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak besar dalam melindungi pekerja migran. “Ini adalah momen bersejarah. Apa yang kami butuhkan diterima dengan baik oleh Polri. Saya merasa seperti mendapatkan lailatul qadar,” ungkapnya.

Kapolri dan Menteri P2MI sepakat bahwa langkah pertama adalah penindakan tegas terhadap oknum pelaku, diikuti perbaikan sistem, serta pendampingan bagi masyarakat yang terjebak dalam jalur unprosedural.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia semakin optimal, dan angka keberangkatan secara ilegal dapat ditekan secara signifikan.

Berita Terkait

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi
Satgas Gulbencal Korem 023/KS Respon Cepat Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana.
Ronny F Sompie : Natal Purnawirawan Polri Adalah Sukacita, Iman, dan Silaturahmi Dalam Satu Perayaan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:46 WIB

BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:23 WIB

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:16 WIB

Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB

Berita

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Sabtu, 31 Jan 2026 - 10:23 WIB