Bakamla RI dan Tim Gabungan Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal di Perairan Pulau Cipir

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Kepulauan Seribu

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban kapal nelayan yang terbalik akibat cuaca buruk di perairan Pulau Cipir, Senin (13/1/2025). Kejadian tragis ini bermula dari laporan hilangnya seorang nelayan yang diketahui berangkat mencari ikan pada Jumat sore (10/1).

Korban, seorang nelayan berinisial W, memulai perjalanan dari Muara Kamal pada pukul 16.00 WIB. Malam harinya, badai disertai petir melanda kawasan tersebut. Upaya keluarga untuk menghubungi korban menemui jalan buntu. Keesokan harinya (11/1), nelayan setempat menemukan perahu korban dalam kondisi terbalik, dengan kebocoran di bagian belakang. Hal ini langsung dilaporkan ke Kantor SAR Jakarta dan Polres Kepulauan Seribu.

Baca Juga :  Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Dampingi Penyerahan Bantuan Dana Desa

Operasi pencarian melibatkan Bakamla RI, Kantor SAR Jakarta, Polres Kepulauan Seribu, nelayan lokal, dan pihak keluarga. Setelah pencarian intensif selama tiga hari, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (13/1) pukul 11.42 WIB di perairan Pulau Cipir. Jenazah segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Evakuasi yang melibatkan personel Bakamla RI seperti Serka Bakamla Singgih D.P., Sertu Bakamla Agung Wiranto, Sertu Bakamla Aji Dewantoro, dan Serda Bakamla Ihan menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam situasi darurat.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Exit Briefing Jelang Sertijab

Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan operasi ini. “Keberhasilan ini menunjukkan sinergi luar biasa antara instansi pemerintah, masyarakat, dan nelayan setempat. Koordinasi yang baik menjadi kunci penanganan darurat di laut,” ungkapnya.

Tragedi ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca buruk, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada laut sebagai sumber penghidupan. Bakamla RI dan instansi terkait terus berupaya meningkatkan langkah preventif demi keselamatan para pelaut.

Sumber; Humas Bakamla RI

Berita Terkait

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB