Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK

Jakarta – Maret 2025, genap setahun sudah. Bagi sebagian orang, setahun mungkin hanya putaran waktu yang biasa.
Namun bagi Yuddy Renaldi, setahun terakhir adalah perjalanan panjang melalui lembah kekelaman yang tak pernah ia bayangkan akan ia tapaki.

Ia pernah berdiri tegak di puncak, memandang bangunan kokoh yang ia cintai: Bank BJB.bukan sekadar perusahaan tempatnya bekerja, tetapi rumah kedua.

Di setiap pertemuan dengan kawan-kawan bankir, dengan dada membusung ia bercerita tentang bank kebanggaan Jawa Barat itu.ini rumah kedua saya,” ujarnya selalu, dengan mata berbinar.

Bersama tim pengurus, Yuddy membangun kemajuan, merajut jaringan, menata kelola dengan baik.

Di bawah komandonya, laba Bank BJB mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Deviden mengalir deras ke pangkuan pemegang saham.

Yuddy, yang kini sakit keras akibat tekanan batin bertubi-tubi, hanya punya satu harapan kecil. Bukan ganti rugi materi, bukan pembebasan status. Hanya permohonan maaf.

Baca Juga :  Polresta Bandung Tangkap Selebgram Bandung Promotor Judi Online: Raup Jutaan dari Media Sosial

“Hanya permohonan maaf dari KPK saja sudah cukup baginya untuk memperbaiki nama baiknya sebelum hidupnya berakhir,” ujarnya lirih pada teman-teman yang menjenguknya.

“Slogan ‘Berani Jujur, Hebat’ yang selalu digembar-gemborkan, beranikah mereka jujur dan meminta maaf?” tanya Yuddy dalam hati.

Pertanyaan itu menggantung, tanpa jawaban.

Dalam penderitaan yang berkepanjangan ini, di saat kesehatannya makin merosot, Yuddy memilih pasrah dan tawakal. Ia melihat semua ini sebagai cobaan dari Allah SWT.

Ia percaya, Tuhan tidak tidur. “Allah akan selalu melindungi dirinya dan akan memberikan cahaya kebenaran dari cobaan yang maha berat ini,” bisiknya penuh keyakinan.

Ia yakin, keadilan sejati bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat nanti. Dan di negeri yang masyarakatnya mulai gerah dengan kekejian dan kedzaliman hukum yang dilakukan aparat penegak hukum, harapan Yuddy mungkin bukan sekadar isapan jempol belaka.

Baca Juga :  Dukung Pembinaan Generasi Muda, Yonmarhanlan III Hadiri MUCAR XVII Pramuka Jakarta Utara

Setahun sudah berlalu. Setahun yang penuh penderitaan dan pertanyaan tanpa jawab.

Sebuah kehidupan dimatikan secara perdata dan pidana hanya karena asumsi sederhana: “Yuddy sebagai Dirut pasti tahu.” Asumsi yang singkat, tapi begitu mematikan.

Di ruang tamu rumahnya yang kini sunyi, Yuddy masih menunggu. Menunggu cahaya kebenaran yang ia yakini akan datang, meski tubuhnya makin lemah dimakan waktu dan sakit.

Kita hanya bisa bertanya, sampai kapan segelintir manusia yang mengemban amanah “menjaga keadilan dan kebenaran” akan terus membiarkan slogan itu hanya tinggal slogan?

Dan kita, masyarakat yang menyaksikan, hanya bisa berharap bahwa di negeri ini, kehormatan, harga diri, dan integritas bukanlah barang murah yang bisa dihancurkan dengan framing dan asumsi belaka.

Ya, Yuddy Renaldi bankir bertangan dingin penuh integritas yang ditersangkakan oleh KPK tanpa diperiksa lebih dulu itu sudah setahun menderita luar dalam.

Redaksi.

Berita Terkait

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru