BP2MI Menandatangani MoU dengan 16 Pemda dan 5 Lembaga Pendidikan terkait pelindungan PMI

- Jurnalis

Kamis, 16 Juni 2022 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Jakarta – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menandatangani kerja sama dengan 16 pemerintah daerah dan lima lembaga pendidikan untuk mendukung upaya pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI) kamis (16/6/22), di aula Abdurahman Wahid.

“Perlu optimalisasi peran masing-masing pihak. Saya ingin menggarisbawahi atas kerja sama yang kita tandatangani hari ini, tentu sinergi dalam pemberantasan sindikat penempatan ilegal pekerja migran Indonesia sesuai kewenangan kita masing-masing,” kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani.

Selain itu, kerja sama meliputi pelaksanaan pendidikan, pelatihan keterampilan, fasilitasi penempatan, sosialisasi dan koordinasi tentang penempatan, dan pelindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Dia mengatakan usaha untuk mencegah penempatan ilegal PMI dilakukan untuk memastikan pelindungan terhadap warga Indonesia yang berangkat bekerja di luar negeri dan upaya tersebut perlu dilakukan dari tingkat awal.

Baca Juga :  Pelatihan Kreatif Polresta Cirebon untuk Anak Jalanan: Harapan Baru di Balik Aroma Kopi dan Gunting Rambut

“Penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan keterampilan bagi pekerja migran menjadi hal yang wajib untuk dilakukan,” ujarnya lagi.

Sinergi antara para pihak juga dilakukan dalam proses pelayanan penempatan dan pelindungan calon pekerja dan PMI, sosialisasi peluang kerja di negara tujuan penempatan, serta koordinasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi lainnya yang disepakati oleh para pihak.

“Melalui sosialisasi yang masif, kita ingin ada kesadaran baru dari pemerintah daerah dan seluruh jajaran, terlebih khusus kesadaran dari masyarakat kita dalam menangkap peluang kerja di luar negeri,” kata Benny.

Baca Juga :  Pangdam I/BB Bersama Danrem 023/KS Hadirkan Harapan Baru di SD Negeri 078481, Desa Terpencil Nias

Setelah acara penandatangan MoU, para tamu undangan dari beberapa Pemda, diajak melihat lihat ruangan Command Centre yang sangat terintegrasi dan dapat memantau secara luas dengan Smart System yang mumpuni, dalam tenaga terampil dibidangnya. Semua ini di lakukan agar dapat memantau PMI dari asal dan dimana penempatan mereka bekerja.

Pemerintah daerah yang menandatangani kerja sama dengan BP2MI pada hari ini adalah Kabupaten Kerinci, Kabupaten Siak, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Balangan, Kabupaten Buton, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sigi, Kabupaten Buleleng, dan Kota Mataram.(hans)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing
Group Pecinta Alam GEMPPA Tasikmalaya Rayakan Hari Jadinya Ke 37

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB