6 Dekade Eksistensi Aktor Kawakan Pong Harjatmo di Dunia Seni Peran

- Jurnalis

Jumat, 3 Juni 2022 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Jakarta – Aktor senior Pong Harjatmo ternyata tak bisa melupakan dunia akting. Sudah puluhan tahun berkarir sebagai aktor, khususnya peran antagonis. Aktor populer kelahiran Solo, 13 September 1942 yang memulai debutnya lewat film Nji Ronggeng tahun 1969 silam. Di kota kelahirannya, Pong selalu melakukan banyak aktivitas sosial, mulai kegiatan budaya, keagamaan dan bahkan kesehatan.

Salah satu film yang Pong Harjatmo yang Senang Dia lakoni kala itu bermain dalam film Anak Negeri Megalith. “Kebetulan sutingnya di luar daerah Sumatera Selatan sana. Dimana ada unsur budayanya. Diungkapkannya, Ketika wawancara khusus oleh Tim wartawan Zonapers di Gedung Usmar Ismail di kantor PARFI lantai 4 Jakarta Selatan. Kamis, (2/5/22).

Saya memang lagi senang kalo lokasi sutingnya di luar kota, di sana banyak kedamaian dan kenyamanan,” beber pemain film Kau dan Aku Cinta Indonesia, The Raid 2: Berandal, Penjuru 5 Santri dan puluhan film nasional berbagai genre lainnya sejak tahun 1970 sampai sekarang. Dia rela suting di lokasi pedalaman “Ini film bagus yang layak ditonton generasi milenial.

Pong Harjatmo bersama Hans Montolalu Wartawan Zonapers

“Di masa tua seperti ini, saya memang butuh ketenangan, tapi juga tidak suka melihat adanya kesewenang-wenangan. Makanya setiap kali melihat ada yang tidak beres, kuat keinginan saya untuk melakukan demo atau protes,” tegas suami dari Raldiastari yang melejit sejak membintangi film Awan Djingga tahun 1970 ini.

Baca Juga :  HAPMI Sumedang Gelar Pagelaran Seni Peringati Hari Musik Indonesia

Kita masih ingat dimana aktor senior tersebut memanjat Gedung DPR/MPR 2010 silam ketika ada kegeraman dari mas Pong biasa orang memanggil, mencoret atap Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Ada kegeraman yang sangat mendalam di hatinya sampai akhirnya ia memutuskan melakukan aksi tersebut.

“Semua, semua dari awal, mulai dari kasus lumpur lapindo, kasus Century, kasus Susno, soal tabung gas meledak, sampai ini soal wakil rakyat yang membolos. Sudah tidak bisa dibiarkan,”tandasnya.

Dikantor PARFI Bersama Manager Pong Harjatmo dan Tim wartawan Zonapers

Jika masa mudanya Pong selalu mendapat peran-peran antagonis, namun di masa tuanya justru sebaliknya, jadi ayah atau kakek yang baik dan bijaksana. Dan karakternya itu juga muncul di kehidupan dunia nyata. Dia turut memperhatikan situasi politik meski dia bukan seorang politikus. Selain memanjat gedung DPR/MPR RI berapa tahun lampau, dia juga bikin heboh dengan menerobos Rakornas Partai Demokrat tahun 2011 dengan membawa spanduk bertuliskan Berantas Korupsi atau Bubar Saja. Jujur Adil dan Tegas! “Sebagai warga negara, sampai sekarang saya tetap merasa bebas untuk menyampaikan pendapat, baik memuji, meminta maupun memprotes. Tidak ada yang saya takutkan, saya takut hanya sama Tuhan,” ujarnya.

Baca Juga :  Danrem 023/KS Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Pulau Nias, Tingkatkan Kesejahteraan Anak Bangsa

Pong Harjatmo diusia yang bukan muda lagi namun tetap kelihatan energik dan tetap semangat dengan banyak melakukan aktivitas yang tidak jauh dalam urusan dunia seni peran, saat ini beliau di percaya memegang tanggung jawab sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi PARFI / Persatuan Artis Film Indonesia.

Beliau juga menceritakan kisah unik dan mungkin terasa aneh bagi manusia umumnya,
” Saat saya meminang calon istri, Mas Kawin yang saya serahkan adalah Bendera Merah Putih dan Lambang Garuda Pancasila” sembari beliau tunjukkan kepada awak media.

Saat pembicaraan terakhir di selipkan pula wejangan tentang semangat jiwa Nasionalisme sang aktor dari seorang Pong Hardjatmo yang bisa dijadikan contoh dan role model untuk generasi Milenial ,” Agar kalian yang masih muda dan saat ini mendapatkan Jabatan, tidak melupakan jati diri kita sebagai Bangsa Indonesia ,Tanah Air indonesia dan Tanah tumpah darah kita.” Pungkas mas Pong.

Pong memulai karirnya lewat film Nji Ronggeng, kemudian berlanjut ke film Awan Djingga, Bertjinta Dalam Gelap, dan puluhan judul lainnya. (Hans)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing
Group Pecinta Alam GEMPPA Tasikmalaya Rayakan Hari Jadinya Ke 37

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB