Kecelakaan Bus Maut Di Rajapolah 4 Orang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juni 2022 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.com, Tasikmalaya – lagi- lagi Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Rajapolah, Kampung Cirende, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada mengakibatkan 3 orang meninggal Dunia, akibat Bus mengalami kecelakaan hingga masuk Jurang. Sabtu (25/6/22), sekitar jam 1:00 dini hari.

Kondisi Bus pariwisata masuk jurang dengan posisi terbalik kurang lebih 25 meter dari atas jalan yang menyebabkan 4 orang tewas dan puluhan orang luka-luka.

Bus ini membawa rombongan penumpang SDN Sayang Jatinangor untuk tujuan Wisata ke Pangandaran namun Naas masuk Jurang.

Baca Juga :  Humanis dan Sigap, Apel KRYD Polsek Pademangan untuk Jaga Keamanan Malam Hari

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan membenarkan terjadinya kecelakaan maut tersebut. Proses evakuasi korban saat ini terus dilakukan.

“Kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB. Bus berpelat nomor G 7701 TGA kecelakaan dari Bandung menuju Pangandaran,” ujarnya.

Menurutnya saat ini petugas sudah berada di lokasi kejadian.

Dia mengaku belum bisa memastikan penyebab kecelakaan, namun ada dugaan sementara lantaran sopir ngantuk.

“Sopir diduga ngantuk dan banting setir ke kiri dan masuk ke aliran sungai. Ada 4 korban meninggal dunia.

“Adapun yang melihat bus tersebut seorang warga menyampaikan bahwa, Busnya melaju sangat kencang dan oleng yang akhirnya masuk Jurang”

Baca Juga :  Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

Adapun jumlah korban dalam kejadian tersebut

1. Jumlah Penumpang 59 Orang

2. 4 orang meninggal Dunia

3. Luka ringan 55 orang

– 33 orang di puskesmas Rajapolah

– 23 orang di puskesmas Jamanis.

Sementara untuk yang meninggal Dunia di bawa ke RSUD dr. Sukarjo Tasikmalaya

” Berhati-hati dalam mengendarai kendaraan karena kecelakaan bisa terjadi kapan saja yang tadinya mau Wisata Berujung Duka ” . (Wiracakrabuana).

 

Berita Terkait

Tambang Legal: Sah Secara Administratif, Bermasalah Secara Substantif
Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi
Satgas Gulbencal Korem 023/KS Respon Cepat Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana.

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:43 WIB

Tambang Legal: Sah Secara Administratif, Bermasalah Secara Substantif

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:46 WIB

BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:22 WIB

Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB