Tarian Kabasaran Gegap Gempita di Istana Merdeka, Sanggar Bapontar Cetak Sejarah

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Beiby Sumanti dan 200 Waraney Minahasa Tampil Membanggakan di HUT RI ke-80

Langit Istana Merdeka sore itu menjadi saksi sejarah. Dentuman musik, hentakan kaki, dan gemuruh semangat Waraney Minahasa menggetarkan tanah Ibu Pertiwi. Untuk pertama kalinya, Tari Kabasaran, tarian perang khas Minahasa, ditampilkan dengan gagah dan megah dalam Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80, Jakarta, (17/8/25).

Tampil dengan tema “Kawasaran Sumiri Tona’as Wangko Um Banua”, ratusan penari berpakaian lengkap dengan tombak dan pedang seolah membawa semangat para leluhur yang tak gentar mempertahankan tanah air.

Dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. Christ Pusung, formasi 200 penari ini berasal dari berbagai unsur masyarakat Kawanua: DPP KKK, generasi muda, unsur TNI/Polri, dan tentu saja—Sanggar Bapontar yang tampil menonjol dan penuh semangat.


✨ Sanggar Bapontar, Bukan Sekadar Sanggar. Ini Adalah Gerakan Budaya.

Di balik gemerlap penampilan tersebut, nama Sanggar Bapontar kembali mencuri perhatian. Sanggar ini tidak hanya tampil total dalam perhelatan nasional, tetapi juga dikenal sebagai rumah bagi pelestarian seni dan kemanusiaan.

Baca Juga :  PAC PDI-P Juwana Bersholawat "Ngaji Bareng" Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Dipimpin oleh sosok visioner, Beiby Sumanti (nama asli: Luana Debby Sumanti), Sanggar Bapontar adalah simbol perjuangan budaya di tengah gempuran zaman. Lahir di Tondano, Minahasa, Beiby dikenal sebagai ibu seni yang penuh kasih—lembut dalam karya, kuat dalam visi.

Tak hanya memimpin penampilan spektakuler di istana, Beiby juga telah mendedikasikan hidupnya bagi banyak orang. Ia mendirikan rumah singgah untuk para seniman dan masyarakat jalanan, membuka dapur umum saat pandemi Covid-19, dan selalu terdepan saat bencana alam melanda.

“Bagi kami, budaya bukan sekadar tarian atau musik. Ini adalah nyawa kami. Dan hari ini, kami persembahkan jiwa itu untuk Indonesia,” ujar Beiby seusai acara, dengan mata berkaca-kaca.


🎉 80 Tahun Indonesia Merdeka: Budaya Adalah Kekuatan Bangsa

Di tengah sorotan kamera dan ribuan pasang mata, Tari Kabasaran membuktikan satu hal: bahwa budaya lokal adalah jantung dari identitas nasional. Penampilan ini bukan sekadar pertunjukan, tapi pernyataan. Bahwa di usia 80 tahun kemerdekaan, bangsa ini masih memiliki anak-anak yang setia menjaga akar budayanya.

Baca Juga :  Brimob Polda Jabar Beraksi: Akses Jalan Kampung Cisarua yang Tertutup Longsor Dibuka

Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) pun mencetak sejarah dalam keterlibatan mereka. Bagi mereka, ini bukan sekadar seremoni tahunan, tapi panggilan jiwa untuk terus berkarya dan mengabdi.

Dan di tengah-tengah semua itu, nama Sanggar Bapontar berdiri kokoh sebagai simbol harapan: bahwa selama ada orang-orang seperti Beiby Sumanti dan komunitasnya, budaya Indonesia tidak akan pernah pudar.

Pewarta:HM.



Berita Terkait

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.
Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Asy-Syatibiiyyah Kunjungi DPRD Sumedang Kenalkan Profesi Sejak Dini.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Berita Terbaru