Bakamla RI Perkuat Pengamanan ALKI II dan Laut IKN, Siap Hadapi Tantangan Keamanan Maritim

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta, 5 Desember 2024

Dalam upaya menjaga kedaulatan dan keamanan perairan strategis Indonesia, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar Konsinyering Rekomendasi Kebijakan Tahun Anggaran 2024 di Jakarta. Acara ini menyoroti pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan kawasan Laut Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai prioritas.

Dipimpin oleh Direktur Kebijakan Keamanan Laut Bakamla RI, Laksma Bakamla Askari, P.S.C., S.IKom., M.Sc., M.A., acara ini mewakili Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk mengatasi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.
“Sinergi, integrasi sistem informasi, dan optimalisasi sarana prasarana adalah kunci dalam menghadapi ancaman keamanan maritim,” ujar Laksma Askari.

Baca Juga :  BAZNAS Maros Serahkan Donasi untuk Imam Masjid, Guru TPQ, dan Pengurus Rumah Ibadah di Lanud Sultan Hasanuddin

Konsinyering ini melibatkan narasumber ahli, termasuk Dr. Akhmad Solihin dari Institut Pertanian Bogor dan Dr. Anton Aliabbas dari Universitas Paramadina. Para peserta, yang berasal dari instansi pemerintah, akademisi, dan sektor swasta, baik secara luring maupun daring, turut berkontribusi dalam pembahasan kebijakan strategis.

Acara ini juga membahas hasil Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Diskusi Kelompok Terfokus (RTDG) sebelumnya, dengan tujuan menyusun rekomendasi kebijakan yang konkret untuk meningkatkan keamanan dan penegakan hukum di wilayah ALKI II dan Laut IKN.

Baca Juga :  Kepala Bakamla RI Hadiri Parade Hari Republik India Ke-76 di New Delhi

Konsinyering ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2023 tentang Kebijakan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan Indonesia. Hasil diskusi melahirkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain:

  1. Penguatan Kerjasama Lintas Sektoral: Kolaborasi antara instansi keamanan, pemerintah daerah, dan sektor swasta.
  2. Peningkatan Teknologi Pengawasan: Optimalisasi sistem pengawasan maritim berbasis teknologi canggih.
  3. Pengembangan Kapasitas Operasional: Peningkatan kapasitas personel dan infrastruktur keamanan laut.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Bakamla RI dalam mendukung visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, konsinyering ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang implementatif, memperkuat peng

Sumber; Pen Bakamla RI

Berita Terkait

KRYD Gabungan Dilaksanakan Polisi, Sasar Kendaraan Bodong hingga Antisipasi Kejahatan Jalanan
90 Menit Berjibaku, Petugas Jinakkan Api di Lahan Bambu Pacet
4.630 Peserta Bersaing, Revara Ariqa Jadi Salah Satu Finalis Kebanggaan
Polda Jabar Bangun Sistem Pengawasan Tangguh Lewat Asistensi Manajemen Risiko
Wakapolda Jabar Shalat Jumat Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat
Komisi II DPRD Hadiri Sosialisasi Penertiban KJA Waduk Jatigede
Sertijab Danyonif 301/PKS, Fajar Tekankan Sinergi TNI dan Rakyat.
DPRD Gelar RDPU, Tanah Timbul Tenggelam Jatigede Diselesaikan Lewat Pengadilan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:14 WIB

KRYD Gabungan Dilaksanakan Polisi, Sasar Kendaraan Bodong hingga Antisipasi Kejahatan Jalanan

Minggu, 8 November 2026 - 19:05 WIB

90 Menit Berjibaku, Petugas Jinakkan Api di Lahan Bambu Pacet

Minggu, 8 November 2026 - 13:13 WIB

4.630 Peserta Bersaing, Revara Ariqa Jadi Salah Satu Finalis Kebanggaan

Jumat, 6 November 2026 - 22:23 WIB

Polda Jabar Bangun Sistem Pengawasan Tangguh Lewat Asistensi Manajemen Risiko

Jumat, 6 November 2026 - 20:48 WIB

Wakapolda Jabar Shalat Jumat Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru