zonapers.com, Karawang.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto memimpin rapat koordinasi kondusivitas kawasan industri di Aula Polres Karawang, Senin (13/7/26).
Polda Jabar bersama Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar rapat untuk memperkuat keamanan, kepastian hukum, dan iklim investasi nasional.
Rapat menghadirkan Staf Khusus Menteri ESDM RI Komjen Pol. (Purn.) Drs. Rudy Sufahriadi, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, serta Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Forkopimda, pejabat utama Polda Jabar, pengelola kawasan industri, dan perwakilan perusahaan juga mengikuti pembahasan strategis tersebut.
Bupati Karawang menegaskan daerahnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus tujuan utama investasi industri bertaraf internasional.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Karawang terus meningkatkan pelayanan, membangun infrastruktur, memperkuat kepastian hukum, dan mempererat kolaborasi lintas sektor.
Menurut Bupati, investasi membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menggerakkan UMKM, serta memperkuat perekonomian daerah.
Sementara itu, Kapolda Jabar menegaskan Polda Jabar terus menjaga keamanan dan kepastian hukum demi mendukung investasi yang sehat.
Selanjutnya, Kapolda mengajak pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, pengelola kawasan industri, dan masyarakat memperkuat sinergi menjaga stabilitas wilayah.
Kapolda juga mengimbau perusahaan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat serta menaati seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Kapolda mendorong perusahaan menjalankan program tanggung jawab sosial secara berkelanjutan agar manfaat investasi menjangkau masyarakat luas.
Di sisi lain, Komjen Pol. (Purn.) Rudy Sufahriadi menjelaskan kehadirannya menindaklanjuti laporan rencana aksi penyampaian pendapat di kawasan industri.
Ia mengajak seluruh pihak memahami akar persoalan secara objektif sehingga setiap penyelesaian mengedepankan dialog dan kepastian hukum.
Berikutnya, peserta rapat menyampaikan berbagai masukan untuk memperkuat keamanan, ketertiban masyarakat, serta kepastian hukum dunia usaha.
Akhirnya, seluruh peserta menyepakati penguatan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi guna menyelesaikan setiap persoalan secara profesional.
Kesepakatan itu memperkuat komitmen bersama menjaga iklim investasi kondusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Penulis : UJS.



































































