Festival Nostalgia “Jajanan Kabaheulaan” Meriahkan HUT ke-15 Bank Sumedang, Rayakan UMKM dan Kenangan Masa Lalu

- Jurnalis

Sabtu, 9 November 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Sumedang

Bank Sumedang merayakan ulang tahun yang ke-15 dengan cara yang unik dan penuh warna melalui festival bertajuk “Jajanan Kabaheulaan”. Acara yang digelar pada Jumat (8/11/2024) di halaman Kantor Pusat Bank Sumedang ini bukan hanya menghidupkan kembali jajanan tradisional yang hampir terlupakan, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang.

Ribuan warga memadati lokasi untuk menikmati berbagai jajanan legendaris seperti Soerabi, Beleum Ketan, Boegis Gemblong, Wedang Hangat, Cendol Manis, Bandros, hingga Es Nong-Nong yang menyegarkan. Makanan-makanan tersebut membawa nostalgia bagi banyak orang, termasuk Bupati Sumedang Yudia Ramli yang hadir dalam acara tersebut. “Rasanya seperti kembali ke masa kecil saya. Inisiatif ini luar biasa, karena jajanan kebaheulaan seperti ini semakin langka,” ujar Yudia dengan penuh semangat.

Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan kentongan oleh Yudia Ramli dan Direktur Bank Sumedang Yanti Krisyana Dewi, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para pengunjung. Selain menyuguhkan kenangan indah lewat kuliner tradisional, festival ini juga membawa pesan penting tentang pemberdayaan UMKM sebagai pilar ekonomi daerah.

Baca Juga :  Disnakertrans Prov.DKI Gelar FGD

Dalam sambutannya, Direktur Bank Sumedang Yanti Krisyana Dewi mengungkapkan bahwa tema HUT ke-15 Bank Sumedang, “UMKM Berdaya, Masyarakat Sejahtera”, mencerminkan komitmen mereka untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM di Sumedang. “Bank Sumedang lahir bersama UMKM. Sejak tahun 1967, kami terus mengedepankan semangat pemberdayaan UMKM dalam setiap langkah kami. Kami ingin membantu UMKM semakin berdaya, sejahtera, dan berkembang,” kata Yanti.

Menurut Yanti, UMKM bukan hanya tulang punggung perekonomian daerah, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Oleh karena itu, Bank Sumedang berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi pelaku UMKM, baik melalui pendanaan, pelatihan, hingga berbagai program yang bertujuan memperkuat daya saing mereka

Selain itu, Bank Sumedang juga berperan aktif dalam melawan praktik rentenir atau “Bank Emok,” yang sering kali menjadi pilihan bagi pelaku UMKM karena keterbatasan akses terhadap layanan keuangan yang sehat. “Kami ingin menjadi mitra yang memberikan solusi, bukan hanya pendanaan, tetapi juga pendampingan agar perekonomian masyarakat tetap sehat dan stabil,” tegas Yanti.

Baca Juga :  Karev Marpaung : Program Sebesar Apapun Jika Tidak Di Publikasi Media, Kurang Optimal

Festival “Jajanan Kabaheulaan” ini juga menjadi tempat yang tepat untuk mengenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat. Selama empat tahun terakhir, Bank Sumedang telah melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan dan program sebagai wujud kepedulian terhadap sektor ekonomi yang paling terdampak oleh berbagai tantangan ekonomi.

Dengan semangat perayaan yang hangat dan penuh kebersamaan, acara ini bukan hanya menjadi momen nostalgia, tetapi juga membawa harapan baru untuk masa depan UMKM di Sumedang. Bupati Yudia Ramli menambahkan, “Bank Sumedang bukan hanya mitra pemerintah dalam pembangunan, tetapi juga mitra penting bagi UMKM di Sumedang. Semoga ke depan, Bank Sumedang terus berkembang dan memberi manfaat lebih banyak lagi bagi masyarakat.”

HUT ke-15 Bank Sumedang yang penuh kegembiraan ini menjadi bukti nyata bahwa bank daerah ini tidak hanya berfokus pada keuntungan semata, tetapi juga berkomitmen kuat untuk memajukan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Sebuah perayaan yang tidak hanya manis di lidah, tetapi juga kaya akan makna dan harapan bagi masa depan yang lebih sejahtera.

pewarta; Ujs

Berita Terkait

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi
Satgas Gulbencal Korem 023/KS Respon Cepat Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana.
Ronny F Sompie : Natal Purnawirawan Polri Adalah Sukacita, Iman, dan Silaturahmi Dalam Satu Perayaan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:46 WIB

BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:23 WIB

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:16 WIB

Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB

Berita

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Sabtu, 31 Jan 2026 - 10:23 WIB