Hendry CH Bangun : Divisi Komunikasi Publik Lemah, Prabowo Bisa Tersandera Isu

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

    “Presiden Prabowo harus dibantu, bukan malah dibebani persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan para pembantunya,” ujar Hendry Ch Bangun dalam keterangan di Jakarta, Jumat, 21 Februari.

    Menurutnya, isu-isu seperti tagar #IndonesiaGelap, #KaburDulu, Danantara, polemik penahanan Hasto Kristiyanto, hingga penolakan retreat dari kepala daerah kader PDIP seharusnya bisa dikelola dengan baik. Jika dibiarkan tanpa strategi komunikasi yang solid, hal ini dapat mengganggu fokus pemerintahan dalam menjalankan program kerja yang bermanfaat bagi rakyat.

    Baca Juga :  Serah Terima Kapolsek Pademangan: Simbol Harmoni, Pengabdian, dan Harapan Baru

    Saat ini, pemerintah tengah berupaya mencapai kemandirian nasional, termasuk mengurangi ketergantungan impor beras dan memperluas lahan pangan. Hendry mempertanyakan peran Kantor Komunikasi Presiden dan juga Kementerian Komunikasi dan Digital dalam menangani berita negatif yang berkembang di masyarakat.

    Baca Juga :  Kabid Dokkes Polda Jabar Dukung Inovasi Dapur Satelit untuk Pendidikan dan Kesehatan Anak di Sumedang

    “Di mana peran Komunikasi Digital (Komdigi), khususnya Ditjen Komunikasi Publik dan Media? Ini bukan tugas menteri atau anggota DPR untuk mengelola opini publik. Mereka adalah pihak teknis dan penyelenggara. Harus ada tim yang bertanggung jawab mengkomunikasikan program pemerintah dan menjaga citra pemerintahan,” tegasnya.

    Hendry menegaskan bahwa komunikasi publik yang lemah dapat menciptakan ketidakjelasan di masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, pemerintah bisa terus-menerus berada dalam posisi defensif menghadapi narasi negatif yang merugikan.

    Berita Terkait

    SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
    Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
    Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
    PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
    Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
    Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
    Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
    Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat

    Berita Terkait

    Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

    SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

    Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

    Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

    Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

    Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

    Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

    PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

    Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

    Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

    Berita Terbaru

    Berita

    SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

    Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB