Ilmuwan Teknologi Bioreaktor Kapal Selam Sebut Sosok Budayawan Ki Gagab Lololoba Cerdas Dan Cermat Sikapi Iklim Global

- Jurnalis

Senin, 6 Februari 2023 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Pati – BKS (Bioreaktor Kapal Selam) adalah Tehnologi mengubah limbah organik dan anorganik kotoran binatang maupun kotoran manusia, yang bisa dirubah menjadi BIOELEKTRIK, bisa digunakan masyarakat luas.

Ilmuwan DR. M. Sobri S.Pt. M.Tp “Sosok Budayawan Ki Gagab Lololoba, asal Pati, tidak lain adalah Ketua KomNas PPLH Jawa Tengah, (Pengendalian dan Pemanfaatan Lingkungan Hidup), Pendiri juga Ketua Pengurus Yayasan Embun Sri Kandi An’nur (YESKA), Pengusaha properti, Joglo, wartawan nasional, adalah seorang yang fleksibel loyal dan royalitas di berbagai kegiatan sosial.

Budayawan Ki Gagab Lololoba guru besar Pertapaan Cenayang Kigagab Lololoba, letak geografis Kabupaten Pati, Jawa Tengah,” seorang Peramal dan ahli pengobatan berbagai macam penyakit , sembuh tanpa obat sembuh tanpa sentuh,” sesuai kapasitas penyakit yang diderita.
Ki Gagab Lololoba sudah banyak dikenal masyarakat kalangan bawah hingga kalangan atas”, kalangan pengusaha maupaun kalangan pejabat.

Ilmuwan Teknologi Bioreaktor Kapal Selam Sebut Sosok Budayawan Ki Gagab Lololoba Cerdas Dan Cermat Sikapi Iklim Global

Sempat Namanya menghilang di Kabupaten Pati”,. Ki Gagab Lololoba Sedang melakukan pengembaraan di berbagai daerah maupun mancanegara, untuk menemukan jati diri ‘,

Baca Juga :  Tinggi Intensitas Curah Hujan, Jalan Lintas Sumatera Tertimbun Longsor

DR.M.Sobri S.Pt. M.Tp'”,. Menyampaikan “, Budayawan Ki Gagab Lololoba , berbicara lambat dibanding berpikirnya, kapasitas berpikirnya. Lebih menyentuh dan mengena sasaran, BKS mengandengnya budayawan Ki Gagab Lololoba tujuannya’ , menyelamatkan bumi yang terancam iklim global”, yang akan terjadi saat ini , bahkan sudah terjadi,.

Penyelamatan hutan yang gundul segera lakukan penghijauan , dampak akibat tebangan liar era reformasi baru terasa saat ini , mengunakan pupuk organik berlebihan pada tanaman buah -buahan , sayuran dampak yang di timbulkan kan “,. adalah zat residu terkandung didalamnya akan masuk kedalam buah dan sayuran , sehingga jika dimakan dalam kurun waktu melebih batas kapasitas tubuh bisa terjadi gagal ginjal pada anak – anak , maupun dewasa.

Hal-hal macam ini belum disadari masyarakat “, resiko zat dalam buah-buahan berlebihan mengunakan pupuk organik , bisa merusak ginjal, ” adanya kandungan zat residu masuk didalam buah.

Ilmuwan BKS “,. Menyampaikan Pemikiran sistematis budayawan “, Ki Gagab Lololoba “,. Tidak lain Ketua KomNas PPLH Provinsi Jawa Tengah Endro Lukito”,. Jawa tengah membutuhkan pemikiran dan langkah -langkah untuk mengatasi dinamika nutrisi maupaun iklim global’,. Untuk penyelamatan hutan lindung , penyelamatan satwa, penyelamatan rusaknya tanah, akibat penebangan liar, usaha tambang tak berijin, ketegasan dan keberanian ketua KomNas PPLH Jateng, menakjubkan. ‘,. Kata DR. M. Sobri. ‘

Baca Juga :  Miris, Migran Uni Emirat Arab Tak Bergaji 7 Tahun,Tidak Bisa Pulang Jua

BKS bersama KomNas PPLH Jateng, bersama-sama penyelamatan Gunung Kendeng dan kerusakan lahan sistem tata kelola lahan yang berbasis teknologi’ energi terbaru terbarukan .

Penerapan Sosiolinguistik dikawasan gunung kendeng kita lakukan, Karena dikultur adat dan budaya masyarakat gunung Kendeng beda dengan daerah lain , setiap daerah Daerah beda,. Masyarakat kawasan gunung kendeng yang di inginkan singkat jelas dan transparan,. Kegiatan penyelamatan kawasan Gunung Kendeng mengarah ke sektor Pertanian , Peternakan,. Perikanan,. Agribisnis,. UKMK, Sesuai program BKS , TOT , Revitalisasi unsur hara guna mempertahan kan kerusakan tanah , menangulangi abrasi tanah terbawa air saat musim penghujan. Membuat deplot Teras Siring.

Jurnalis ; E.L

Berita Terkait

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing
Group Pecinta Alam GEMPPA Tasikmalaya Rayakan Hari Jadinya Ke 37
Kanim Belawan Gelar Buka Puasa Bersama Dhuafa Dan Yatim Piatu
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:54 WIB

Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB