Indonesia dan RRT Perkuat Aliansi Pertahanan Strategis, Fokus pada Transfer Teknologi dan Hubungan Militer

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Beijing

Dalam langkah strategis memperkuat hubungan bilateral, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), H.E. Admiral Dong Jun, di Beijing, Rabu (22/1/2025).

Pertemuan ini tidak hanya menjadi simbol penguatan diplomasi pertahanan antara Indonesia dan RRT, tetapi juga menghasilkan kesepakatan penting untuk memperluas kerja sama militer secara komprehensif. Poin utama pembahasan meliputi transfer teknologi pertahanan, pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista), dan penguatan hubungan personel militer melalui program soldier-to-soldier contact.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Tinggi Negara Tandatangani MoU Demi Melindungi Kekayaan Negara

“Kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pertahanan kedua negara tetapi juga membangun kepercayaan yang lebih mendalam, menciptakan hubungan bilateral yang lebih solid,” ujar Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin.

Admiral Dong Jun menekankan pentingnya stabilitas kawasan dalam mendukung kemakmuran bersama. Kedua belah pihak sepakat bahwa sinergi pertahanan yang kuat dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan keamanan dan kedamaian di Asia Pasifik.

Baca Juga :  Danyonmarhanlan III Jakarta Pimpin Persiapan Upacara Hari Dharma Samudera 2025

Kerja sama ini mencerminkan visi bersama untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan melalui dialog yang konstruktif. Dengan langkah ini, Indonesia dan RRT menunjukkan komitmen untuk menjadi mitra strategis yang kokoh, menghadapi tantangan global dengan pendekatan inovatif dan kolaboratif.

Kunjungan ini menandai babak baru dalam hubungan pertahanan kedua negara, memperkuat pondasi keamanan regional yang inklusif dan berorientasi masa depan.

Sumber; Menhan RI

Berita Terkait

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo Di Davos Sudah Benar
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi
Satgas Gulbencal Korem 023/KS Respon Cepat Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana.
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:59 WIB

Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo Di Davos Sudah Benar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:46 WIB

BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:23 WIB

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB

Berita

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Sabtu, 31 Jan 2026 - 10:23 WIB