OPM Papua, Eksekusi Warga Yang Di Duga Mereka Seorang Inteljen,APH Selidiki Pelaku

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Tengah – Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) kembali melakukan aksi brutal dengan mengeksekusi seorang pria yang mereka tuduh sebagai intelijen Indonesia. Insiden ini terjadi di sekitar Pelabuhan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Jumat (21/2/2025) sekitar pukul 06.00 WIT.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengklaim bahwa eksekusi tersebut dilakukan oleh pasukan mereka di wilayah Komando Pertahanan (Kodap) XIII Kegepa Nipouda Paniai. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa korban adalah anggota intelijen yang menyamar sebagai tukang ojek.

“Kami telah menerima laporan resmi dari TPNPB wilayah Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai bahwa mereka telah berhasil mengeksekusi mati anggota intelijen Indonesia yang menyamar sebagai tukang ojek,” ujar Sebby dalam keterangan resminya, Jumat siang.

Baca Juga :  Polda Jabar Bongkar Perdagangan Ilegal Benih Lobster di Pangandaran.

Video Sadis Beredar

Sebby juga membagikan sebuah video berdurasi 26 detik yang memperlihatkan korban masih mengenakan helm kuning terkapar bersimbah darah di jalan raya. Terlihat sebuah motor tergeletak di sampingnya, sementara beberapa pria bersenjata yang diduga aparat keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa pihaknya masih mengidentifikasi siapa pelaku sebenarnya.

“Kami masih menyelidiki apakah kejadian ini dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau ada pihak lain yang terlibat,” ujar Yusuf melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Seorang Warga Kab. Sangihe Dari Sulut, Melvin Edward Pontoh Kirimkan Surat Untuk KAPOLRI

Rangkaian Kekerasan di Papua

Aksi kekerasan oleh TPNPB-OPM bukan kali ini saja terjadi. Pada 30 Januari 2025, kelompok ini juga mengklaim telah membunuh seseorang yang mereka tuduh sebagai agen intelijen di Yahukimo. Sebelumnya, pada 28 Agustus 2023, mereka menembak mati seorang perempuan asli Papua yang dicurigai sebagai informan aparat.

Situasi keamanan di Papua masih menjadi perhatian serius, dengan berbagai serangan dan bentrokan antara aparat keamanan dan kelompok separatis yang terus berlanjut. Aparat keamanan kini memperketat pengawasan di daerah rawan guna mencegah aksi serupa terjadi lagi.

#Dari berbagai nara sumber.

Redaksi.

Berita Terkait

Polres Sumedang Dorong Pelajar SMA Yadika Tanjungsari Cerdas Gunakan AI
FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang
Polda Jabar Pastikan Pengawalan Ketat 4 Tim Peserta FIFA U-17, Kolaborasi dengan Polda Metro Jaya
Polres Sumedang Gelar Pelatihan Paham AI bagi 75 Pelajar SMK Informatika.
Jalan Cibugel-Darmaraja Hampir Rampung, Warga Segera Rasakan Akses Mulus.
Hari Jadi Korlantas Polri, Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening Kobarkan Pesan Tegas: Terus Bergerak Kawal Keselamatan Rakyat!
UTS SMA Negeri 1 Tanah Masa Berlangsung Aman dan Lancar, Kepala Sekolah Tekankan Disiplin Guru dan Semangat Belajar Siswa.
Paralayang Batudua Mendunia, Peserta Dubai Puji Sumedang.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:01 WIB

Polres Sumedang Dorong Pelajar SMA Yadika Tanjungsari Cerdas Gunakan AI

Kamis, 24 September 2026 - 13:08 WIB

FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Selasa, 22 September 2026 - 21:50 WIB

Polda Jabar Pastikan Pengawalan Ketat 4 Tim Peserta FIFA U-17, Kolaborasi dengan Polda Metro Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 20:42 WIB

Polres Sumedang Gelar Pelatihan Paham AI bagi 75 Pelajar SMK Informatika.

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Cibugel-Darmaraja Hampir Rampung, Warga Segera Rasakan Akses Mulus.

Berita Terbaru