Pernyataan Resmi DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi Terkait Penundaan dan Kegaduhan Musda VII KNPI Kota Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 25 Desember 2024 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Bekasi Kota, 25/12/2024

Musyawarah Daerah (Musda) VII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi kembali berakhir ricuh dan harus ditunda untuk kedua kalinya. Kericuhan ini dipicu oleh keputusan sepihak Steering Committee (SC) yang mencoret dua kandidat calon ketua tanpa alasan yang jelas dan transparan. Akibatnya, forum Musda berujung pada aksi protes keras dari para pendukung kandidat yang dicoret, bahkan memicu tindakan anarkis yang mencoreng jalannya musyawarah.

Selain itu, pengambilalihan Musda oleh KNPI Jawa Barat dinilai sebagai bentuk intervensi yang tidak dapat dibenarkan. Musda KNPI Kota Bekasi seharusnya menjadi ajang demokrasi yang mandiri dan merepresentasikan suara pemuda Kota Bekasi, bukan malah dijadikan arena tarik-menarik kepentingan oleh pihak luar.

Ketua DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi, Alif Nur Muhammad, menyatakan bahwa kekacauan ini adalah potret kegagalan demokrasi di tubuh pemuda Kota Bekasi. Alih-alih menjadi forum yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas, Musda kali ini justru dipenuhi oleh praktik-praktik yang merusak esensi demokrasi itu sendiri.

Baca Juga :  PWI Pusat Akan Cabut KTA Anggota Yang Indisipliner

“Penundaan ini adalah bukti nyata gagalnya demokrasi pemuda di Kota Bekasi. Terlalu banyak kepentingan yang bermain di balik layar, sehingga mencederai semangat transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh KNPI,” ujar Alif Nur Muhammad dengan tegas.

Lebih lanjut, Alif juga menyoroti gagalnya mediasi terkait dualisme OKP yang tidak mendapat penyelesaian yang tegas dari Steering Committee. Menurutnya, SC seharusnya mampu memverifikasi dengan objektif dan transparan mengenai keabsahan kepemimpinan dalam setiap organisasi yang terlibat dalam Musda.

“Dalam mediasi terkait dualisme OKP, SC terlihat tidak memiliki ketegasan dan keberanian untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kami, DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi yang sah, telah membawa dokumen resmi sebagai bukti keabsahan kami. Sementara pihak sebelah hanya membawa SK lama dan cetakan foto kegiatan,” tegas Alif.

DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi dengan tegas menyatakan bahwa keabsahan organisasi mereka tidak dapat diperdebatkan dan telah didukung dengan dokumen sah yang diakui secara formal.

Baca Juga :  Pelaksanaan HPN 2025 Kalsel Dan Legitimasi Kuat Kepengurusan PWI Pusat Secara Empiris

Tuntutan DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi:

  1. Musda VII KNPI Kota Bekasi harus berjalan dengan transparan dan adil.
  2. Steering Committee (SC) harus bersikap netral dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan dualisme OKP.
  3. Pengambilalihan oleh KNPI Jawa Barat harus dihentikan karena ini adalah hajat pemuda Kota Bekasi yang memiliki kultur dan dinamika tersendiri.

“Kami menuntut agar Musda VII KNPI Kota Bekasi diselenggarakan dengan transparan, adil, dan bebas dari intervensi serta kepentingan kelompok tertentu. Jika situasi ini dibiarkan, maka kredibilitas KNPI Kota Bekasi akan runtuh di mata publik,” tegas Alif Nur Muhammad.

DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi menyatakan siap untuk mengawal jalannya Musda hingga tuntas dan memastikan bahwa demokrasi serta integritas organisasi pemuda di Kota Bekasi tetap terjaga.

Pewarta; AP

Berita Terkait

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB