Polda Jabar dan Revolusi Pangan: Dari Penjaga Keamanan Menjadi Pelindung Ketahanan

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Bandung, 21 Januari 2025

Saat dunia menghadapi krisis pangan global, Polda Jawa Barat muncul dengan misi yang melampaui tugas konvensional mereka. Tidak hanya menjaga keamanan, mereka kini berdiri di garda depan mendukung ketahanan pangan nasional, menghadirkan solusi inovatif yang menginspirasi banyak pihak.

Ketahanan pangan, bagi Polda Jabar, adalah pondasi yang tak terpisahkan dari stabilitas nasional. Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., Kabid Humas Polda Jabar, mengungkapkan bahwa peran polisi dalam memastikan pangan tersedia dan terjangkau adalah wujud nyata pelayanan kepada masyarakat.

“Kami percaya, ketahanan pangan adalah kunci masa depan. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga melindungi kebutuhan dasar rakyat,” ungkap Kombes Jules, Selasa (21/1/2025).

Dalam upaya menciptakan ketahanan pangan, Polda Jabar meluncurkan program revolusioner yang mencakup pengawasan distribusi, pemberdayaan petani, hingga kampanye urban farming. Berikut adalah beberapa inisiatif yang menarik perhatian:

1. Operasi Pasar Digital: Melacak Penimbun dengan AI
Polda Jabar menggandeng pakar teknologi untuk menciptakan sistem pemantauan distribusi berbasis kecerdasan buatan (AI). Dengan ini, mereka mampu mendeteksi pola penimbunan dan manipulasi harga dalam hitungan jam. Langkah ini berhasil menekan gangguan distribusi bahan pokok hingga 35% dalam enam bulan terakhir.

Baca Juga :  Polsek Koja Pastikan Distribusi Logistik Pilkada 2024 Aman dan Lancar

2. Petani 4.0: Teknologi Jadi Senjata
Dalam kerja sama dengan dinas pertanian, Polda Jabar melatih petani untuk mengadopsi teknologi berbasis IoT (Internet of Things). Sistem irigasi otomatis, sensor tanah, hingga aplikasi prediksi cuaca kini menjadi alat yang membantu petani meningkatkan hasil panen secara signifikan.

3. Urban Farming ala Polisi: Dari Balkon Jadi Kebun
Di tengah hiruk pikuk kota, Polda Jabar meluncurkan gerakan “Balkon Pangan” yang mendorong warga memanfaatkan balkon dan lahan sempit untuk menanam sayur-sayuran. Program ini telah menginspirasi lebih dari 10.000 rumah tangga untuk menanam sendiri kebutuhan pangan mereka.

4. Pertanian di Atap Gedung Polisi
Tak hanya mengedukasi masyarakat, Polda Jabar menjadi contoh nyata dengan menciptakan kebun vertikal di atap beberapa kantor polisi. Hasil panennya didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu, menjadi simbol kepedulian dan keberlanjutan.

Baca Juga :  Sinergi Polri dan Warga: Polsek Koja Gelar Ngopi Kamtibmas di Tugu Utara

Polda Jabar kini lebih dari sekadar aparat keamanan; mereka menjadi pelopor perubahan yang menghubungkan masyarakat, teknologi, dan pertanian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi bukan hanya hadir saat ada kejahatan, tapi juga saat masyarakat membutuhkan solusi nyata untuk hidup lebih baik,” tambah Kombes Jules.

Dengan langkah-langkah inovatif ini, Polda Jabar tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan pola pikir baru: bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dari balkon rumah hingga lahan pertanian.

Indonesia membutuhkan lebih banyak inisiatif seperti ini. Siapa sangka, keamanan pangan kini menjadi misi baru polisi untuk memastikan masa depan bangsa tetap cerah dan sejahtera.

Sumber; Humas Polda Jabar

Pewarta; Ujs

Berita Terkait

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB