Prabowo Terima Menlu dan Menhan Tiongkok, Pengamat Indonesia Perkuat Peran sebagai Stabilizing Power

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com,Jakarta

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi dan Menteri Pertahanan Dong Jun di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026) malam.

Pertemuan bilateral tersebut membahas penguatan kemitraan strategis komprehensif Indonesia–Tiongkok, mencakup kerja sama ekonomi, keamanan maritim, pertahanan, serta upaya menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika geopolitik global.

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, menilai pertemuan itu menegaskan konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif.

Menurutnya, pemerintah terus membuka ruang dialog dengan berbagai negara berdasarkan kepentingan nasional tanpa terikat pada aliansi kekuatan besar.

“Pertemuan ini merupakan manifestasi nyata politik luar negeri bebas dan aktif yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga :  Personel KN Tanjung Datu-301 Tingkatkan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Natuna

Indonesia menjalin kerja sama dengan seluruh mitra strategis berdasarkan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujar Teguh dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan pragmatic non-alignment memungkinkan Indonesia membangun kemitraan strategis dengan berbagai negara secara fleksibel, baik di sektor investasi, industri, maupun dialog keamanan, tanpa harus berpihak dalam rivalitas geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Menurut Teguh, kehadiran Menteri Pertahanan Tiongkok dalam pertemuan tersebut juga memiliki nilai strategis untuk memperkuat langkah pembangunan rasa saling percaya (confidence-building measures) di kawasan.

Dialog pertahanan di tingkat tinggi dinilai penting guna mencegah potensi eskalasi konflik dan menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

Baca Juga :  Milangkala RWS Ke-70, Bija Suci Terlahir Dan Menerangi Sumedang

Dari sisi ekonomi, pertemuan tersebut dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam menarik investasi berkualitas yang mendukung agenda hilirisasi industri, transformasi energi, dan pembangunan industri nasional.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan diplomasi yang dijalankan Indonesia sekaligus memperkuat sentralitas ASEAN sebagai kawasan yang damai dan stabil.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi di tengah meningkatnya persaingan antar-kekuatan besar dunia.

Ia menegaskan, melalui kebijakan politik luar negeri yang bebas dan aktif serta pendekatan pragmatic non-alignment, Indonesia terus memainkan peran sebagai stabilizing power atau kekuatan penyeimbang di kawasan, dengan tetap menjaga kedaulatan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdamaian internasional.

Redaksi

Berita Terkait

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru