Puting Beliung Porak-Porandakan Desa Hili Geho Sogawu, Rumah dan Perahu Nelayan Rusak

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com, Nias Selatan.

Angin puting beliung menerjang Desa Hili Geho Sogawu, Kecamatan Tanah Masa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.

Bencana tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dan sejumlah perahu nelayan beserta perlengkapannya mengalami kerusakan hingga hilang terbawa angin.

Meski terjangan angin cukup kuat dan menimbulkan kerusakan material, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka.

Warga yang berada di lokasi berupaya menyelamatkan diri dan anggota keluarga masing-masing ketika angin puting beliung menerjang permukiman.

Dampak paling terasa dialami warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Berdasarkan pendataan sementara masyarakat, rumah milik Modi Harefa mengalami kerusakan berat pada bagian atap dan dinding.

Jilati Zamili juga mengalami kerusakan berat pada bagian dinding dan atap rumah, sementara sejumlah pakaian dan barang miliknya dilaporkan hilang terbawa angin.

Kerusakan berat juga dialami rumah Jorebi Harefa.

Baca Juga :  Nasdem Cilacap ; Gerak Cepat membantu Korban Banjir di Kawunganten

Sementara rumah Yesmi Harefa mengalami kerusakan ringan, sedangkan kandang babi miliknya rusak total.

Rumah Rowati Dakhi mengalami kerusakan ringan. Sedangkan Mikana Laowo mengalami kerusakan pada bagian teras, atap dan dapur.

Rumah Famazekhi Maduwu juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

Kerusakan turut dialami rumah Alui Laowo, khususnya bagian atap dapur yang mengalami kerusakan berat.

Sementara rumah Motuho Dakhi mengalami kerusakan ringan.

Perahu Nelayan Ikut Rusak dan Hilang
Selain merusak rumah, puting beliung juga berdampak terhadap peralatan nelayan yang menjadi sumber mata pencaharian warga.

Perahu fiber milik Ariston Loi dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Mesin serta sejumlah perlengkapan perahu hilang dan tenggelam setelah diterjang angin.

Nasib serupa dialami Joni Loi.

Perahu nelayan miliknya, termasuk mesin dan peralatan menangkap ikan, dilaporkan hilang terbawa angin.

Kondisi tersebut membuat warga yang terdampak harus menghadapi kerugian bukan hanya pada tempat tinggal, tetapi juga pada sarana untuk mencari nafkah.

Baca Juga :  Humanis dan Sigap, Apel KRYD Polsek Pademangan untuk Jaga Keamanan Malam Hari

Warga Minta Pemerintah Turun ke Lapangan
Masyarakat Desa Hili Geho Sogawu berharap pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak.

Warga meminta dilakukan pendataan secara menyeluruh terhadap rumah, perahu, peralatan nelayan, serta harta benda lainnya yang mengalami kerusakan atau hilang akibat bencana.

Masyarakat juga berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada warga terdampak, terutama keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan nelayan yang kehilangan perahu serta peralatan untuk mencari nafkah.

Di tengah kondisi tersebut, warga tetap mengedepankan semangat gotong royong, hidup tolong-menolong, dan kepedulian terhadap sesama untuk membantu keluarga yang sedang mengalami musibah.

Warga berharap perhatian dan bantuan pemerintah dapat segera direalisasikan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dan memulihkan mata pencaharian mereka.

Redaksi

Berita Terkait

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana
Pesta Jagung, Peluncuran Lagu Ithonkrock-007, dan Pembukaan Elang Waterplay Meriahkan Tasikmalaya
Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta
Bertepatan dengan HUT ke-75 Prabowo Subianto, Koperasi ASN Kota Bogor Luncurkan OKEL

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Pesta Jagung, Peluncuran Lagu Ithonkrock-007, dan Pembukaan Elang Waterplay Meriahkan Tasikmalaya

Berita Terbaru