Raja Pane,Salah Satu Sosok Kesuksesan HPN 2025 Di Kalimantan Selatan

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARI Pers Nasional (HPN) Tahun 2025 sudah selesai. HPN dirayakan pada puncaknya dengan sukses di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu, (9/2/25).

Banyak tokoh nasional dan daerah hadir, termasuk Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang juga mewakili Presiden RI Prabowo Subianto dan tokoh pers Dahlan Iskan, serta Gubernur Kalsel H. Muhidin dan para pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.

HPN juga dihadiri wartawan dan keluarga, serta pengurus PWI dari 30 provinsi. Jumlah hadirin diperkirakan 3.000 orang.

Dalam ingatan saya, dalam kerumunan massa yang hadir, ada seorang pria setengah baya yang menenteng tas kecil warna hitam, badannya tegap seperti perwira militer. Ia terlihat sibuk mondar-mandir, pikirannya seperti terus berjalan.

Ketika duduk ia lebih banyak berbicara dengan menggunakan telepon selulernya. Baru diajak bicara langsung sebentar, telepon selulernya berdering dan ia harus mengangkatnya. Namun isi pembicaraanya tidak jauh-jauh dari HPN.

Ketua Penyelenggara HPN 2025 Raja Pane ketika menyambut Ketua MPR-RI Ahmad Muzani

Dia adalah Raja Parlindungan Pane yang akrab dipanggil Raja. Raja adalah Ketua Panitia Pelaksana HPN 2025 Pusat.

Dalam kepanitiaan HPN Raja didampingi Sekretaris M Sarwani, Bendahara M.Nasir, dan Penanggung Jawab HPN Hendry Ch Bangun selaku Ketua Umum PWI Pusat, serta Sekretaris Jenderal PWI Pusat, M. Iqbal Irsyad. Di Kalsel dibantu panitia handal Zainal Helmie (Ketua PWI Kalsel) dan Toto Fachrudin (Koordinator Panitia Daerah Kalsel)

Baca Juga :  Gerakan Mahasiswa Pecinta Alam, UMMY Solok Mengirimkan Tiga Perwakilan

Raja adalah wartawan senior yang sarat pengalaman di dunia kewartawanan dan organisasi pers. Pernah ia menjadi pemimpin redaksi media ibu kota di Jakarta. Dalam kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Raja sekarang sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.

Dia mengaku sebagai orang Batak yang sudah terkontaminasi kultur Jawa sejak ia kuliah di Sekolah Tinggi Publisistik tahun 1980-an. Saat itu ia masih remaja. Mudah bergaul, mudah menyerap gaya kawannya, setiakawan, dan mudah berempati. Itulah dia.

Kultur Jawa secara perlahan membuat nada bicaranya sering rendah, dengan intonasi yang lembut, tidak melonjak-lonjak.

“Seorang kawan saya ada yang meniru logat Batak saya, persis orang Batak. Padahal saya sudah seperti orang Jawa” kata Raja sambil tertawa ketika menikmati sarapan di sebuah hotel di Banjarmasin.

Namun dalam empat bulan terakhir, Raja sering bicara dengan nada tinggi. Meledak-ledak penuh semangat.

Bahkan, menyuruh dengan nada tinggi. “Sini kau, jangan jauh-jauh. Duduk dekat saya. Dengarkan baik-baik ya, saya bicara” demikian kalimat yang sering diucapkan Raja belakangan ini. Tetapi tidak ada yang merasa sakit hati.

Baca Juga :  Atap Salah Satu Tribun Sirkuit Formula E Di Ancol Roboh

Peserta rapat HPN yang duduk di dekatnya, seperti saya dan Christiana Chelsia Chan
kadang-kadang terbawa bicara dengan nada tinggi. Rupanya nada bicaranya itu menular.

“Maaf kawan-kawan suara saya kadang-kadang keras dalam rapat, dengan nada tinggi. Tujuannya hanya untuk kesuksesan acara kita, HPN,” kata Raja Parlindungan Pane yang mengingat kata-kata yang disampaikan saat memimpin rapat HPN belakangan ini.

“Tapi apa hasilnya, kita saksikan sendiri. Alhamdulilah dan segala ucapan syukur dalam semua agama, kita sukses,” kata Raja yang disambut tepuk tangan dan rasa haru para peserta rapat evaluasi pelaksanaan HPN di Banjarmasin di Hotel Aria Barito, Minggu (9/2/2025).

Raja Pane yang didampingi Sekretaris Jendera PWI Pusat Muhammad Iqbal Irsyad dalam rapat malam itu terlihat matanya berkaca-kaca. Ia terharu.

Rapat evaluasi menilai pelaksanaan HPN Kalsel 2025 adalah kesuksesan besar yang patut disyukuri. “Ini adalah sukses seluruh panitia. Saya salut dengan semua komitmen panitia, baik di Jakarta maupun di Banjarmasin,” kata Raja di akhir rapat di hadapan panitia di Banjarmasin.

(Catatan M. Nasir).

Redaksi.

Berita Terkait

Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta
Bertepatan dengan HUT ke-75 Prabowo Subianto, Koperasi ASN Kota Bogor Luncurkan OKEL
Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026.
Perlindungan Wartawan Jadi Sorotan, Forum Pimred Multimedia Indonesia Bedah Potensi Kriminalisasi Jurnalis di Aceh
Pemilik suara PWI Sumut tegaskan pilih ketua berdasarkan rekam jejak
Pemilik Suara PWI Sumut Tegaskan Pilih Ketua Berdasarkan Rekam Jejak
DPC GRIB Jaya Kota Bekasi Buka Suara: Narasi Pungli Adalah Fitnah, Marwah Organisasi Akan Kita Bela
155 Paket Vape Etomidate di PIK 2 Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Pemilik Sebenarnya

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Bertepatan dengan HUT ke-75 Prabowo Subianto, Koperasi ASN Kota Bogor Luncurkan OKEL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026.

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Perlindungan Wartawan Jadi Sorotan, Forum Pimred Multimedia Indonesia Bedah Potensi Kriminalisasi Jurnalis di Aceh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Pemilik suara PWI Sumut tegaskan pilih ketua berdasarkan rekam jejak

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:24 WIB