Strategi Ekonomi Nasional 2025: Panglima TNI dan Presiden RI Sinergikan Kendali Inflasi dan Upah Minimum

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta

Stabilitas ekonomi bukan sekadar tujuan, tetapi langkah kolektif bangsa. Dalam sebuah langkah besar, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Presiden RI Prabowo Subianto memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2024 dan Sosialisasi Kebijakan Upah Minimum 2025. Rapat yang berlangsung virtual dari Wisma A. Yani, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024), menjadi ajang strategis untuk memastikan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah tantangan global.

Presiden Prabowo menyoroti pentingnya peran daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi. “Daerah adalah fondasi ekonomi nasional. Jika inflasi terkendali di tingkat lokal, maka stabilitas nasional adalah keniscayaan,” ujar Presiden. Langkah ini diyakini dapat memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia menghadapi gejolak global.

Baca Juga :  Prajurit dan ASN Kristen Lantamal I Rayakan Natal, Jadikan Inspirasi dalam Pengabdian

Selain inflasi, kebijakan upah minimum tahun 2025 menjadi sorotan utama. Dengan target meningkatkan daya beli masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan ekonomi, kebijakan ini dirancang untuk menjadi win-win solution bagi pekerja dan pelaku usaha. “Keseimbangan adalah kunci,” tegas Panglima TNI, menunjukkan sinergi antara stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi.

Rapat ini juga dihadiri secara virtual oleh sejumlah tokoh penting seperti Menteri Dalam Negeri, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Kepala Staf Kepresidenan, hingga para Gubernur dan unsur Forkopimda. Tak hanya itu, Panglima TNI didampingi oleh jajaran strategis seperti Koorsahli Panglima TNI, Asintel, Aslog, dan Aster Panglima TNI.

Baca Juga :  Indonesia dan RRT Perkuat Aliansi Pertahanan Strategis, Fokus pada Transfer Teknologi dan Hubungan Militer

Dengan pendekatan terpadu, Indonesia optimistis menghadapi tahun 2025 dengan peta jalan ekonomi yang jelas. Kebijakan yang inovatif ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas sosial, daya beli masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah ini bukan sekadar rapat, melainkan simbol kekuatan dan solidaritas lintas sektor demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

KRYD Gabungan Dilaksanakan Polisi, Sasar Kendaraan Bodong hingga Antisipasi Kejahatan Jalanan
90 Menit Berjibaku, Petugas Jinakkan Api di Lahan Bambu Pacet
4.630 Peserta Bersaing, Revara Ariqa Jadi Salah Satu Finalis Kebanggaan
Polda Jabar Bangun Sistem Pengawasan Tangguh Lewat Asistensi Manajemen Risiko
Wakapolda Jabar Shalat Jumat Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat
Komisi II DPRD Hadiri Sosialisasi Penertiban KJA Waduk Jatigede
Sertijab Danyonif 301/PKS, Fajar Tekankan Sinergi TNI dan Rakyat.
DPRD Gelar RDPU, Tanah Timbul Tenggelam Jatigede Diselesaikan Lewat Pengadilan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:14 WIB

KRYD Gabungan Dilaksanakan Polisi, Sasar Kendaraan Bodong hingga Antisipasi Kejahatan Jalanan

Minggu, 8 November 2026 - 19:05 WIB

90 Menit Berjibaku, Petugas Jinakkan Api di Lahan Bambu Pacet

Minggu, 8 November 2026 - 13:13 WIB

4.630 Peserta Bersaing, Revara Ariqa Jadi Salah Satu Finalis Kebanggaan

Jumat, 6 November 2026 - 22:23 WIB

Polda Jabar Bangun Sistem Pengawasan Tangguh Lewat Asistensi Manajemen Risiko

Jumat, 6 November 2026 - 20:48 WIB

Wakapolda Jabar Shalat Jumat Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru