Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Di Riau : “HGU yang Lebih Dulu Terbit Akan Menang!”

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Pak Presiden Prabowo menugaskan saya untuk memastikan penataan HGU dilakukan dengan prinsip keadilan, pemerataan, dan keberlanjutan ekonomi,” ujar Nusron saat memberikan arahan kepada jajaran Kanwil BPN Riau, Kamis (24/04/2025).

Fakta mengejutkan terungkap: sebanyak 126 perusahaan perkebunan di Riau sudah memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP), tetapi belum mengantongi HGU. Situasi ini berpotensi menimbulkan konflik lahan, terutama yang berada di area rawan tumpang tindih dengan kawasan hutan.

Baca Juga :  SSB Angkasa 8 Kota Serang Raih Juara 3 Nasional di Turnamen Anak Dewa 2025

Menanggapi hal ini, Menteri Nusron menegaskan bahwa berdasarkan MoU dengan Kementerian Kehutanan, jika HGU terbit lebih dahulu dibanding peta penetapan kawasan hutan, maka HGU tetap sah dan diakui. Langkah ini menjadi solusi untuk menekan konflik agraria di daerah perkebunan.

Tak hanya itu, Nusron juga menyoroti “lambatnya pendaftaran tanah” Dari 3,53 juta bidang tanah di Riau, baru 60,93% yang terdaftar. Ia mendesak BPN setempat untuk mempercepat penyelesaian sisanya yang mencapai 1,4 juta bidang tanah.

Baca Juga :  Satgas Citarum Harum Sektor 21 Bersihkan Aliran Sungai Ciwidey Di Desa Sukajadi

“Semuanya harus kita petakan secara sistematis. Legalitas tanah adalah fondasi pembangunan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Kepala Kanwil BPN Riau, Nurhadi Putra, memastikan bahwa pihaknya sudah bergerak menindaklanjuti 126 perusahaan tersebut.

Penataan agraria dan kejelasan legalitas lahan menjadi sorotan penting Nusron Wahid sebagai wujud komitmen pemerintahan Prabowo dalam membenahi sektor pertanahan yang selama ini rawan konflik dan ketimpangan.

#Dari berbagai narasumber.

Redaksi.

Berita Terkait

Tambang Legal: Sah Secara Administratif, Bermasalah Secara Substantif
Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO
FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan
Tanpa Senjata, Tanpa Darah: Rp9,1 Triliun Uang Rakyat Dirampok Scam- Negara Harus Hadir dan Ikut Mencari Solusi
Satgas Gulbencal Korem 023/KS Respon Cepat Atasi Krisis Air Bersih Pascabencana.

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:43 WIB

Tambang Legal: Sah Secara Administratif, Bermasalah Secara Substantif

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:22 WIB

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:46 WIB

BRI Pasar Minggu Ingatkan Orang Tua: Aktivasi Rekening PIP Adalah Penentu Cairnya Bantuan Pendidikan Siswa

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:22 WIB

Polri di Bawah Presiden: Menjaga Desain Negara, Bukan Memperluas Kekuasaan

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB