Akibat Penggusuran Di Duga Sewenang-wenang Oleh PT Sentul City Warga Bojong Koneng Gelar Aksi Demo Di Depan Gedung DPR

- Jurnalis

Selasa, 4 Januari 2022 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


zonapers.com, Sentul.

Warga Bojong Koneng bersama Forum Pemuda Peduli Lingkungan gelar Aksi demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Senayan Jakarta, untuk menyampaikan Keberatannya dalam sengketa pengggusuran lahan yang di lakukan oleh PT Sentul City secara sepihak. Selasa (04/01/22).

Dalam aksinya Alim Ritonga sebagai Korlap menyampaikan mendengar teriakan Masyarakat Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Bogor dengan rasa kepedulian kemanusiaan langsung bergerak untuk menyampaikan Aspirasi masyarakat lewat aksi Demo bersama dengan masyarakat dan puluhan pemuda yang tergabung dalam FPPL.

Bahwa apa yang telah di lakukan oleh PT Sentul City sewenang-wenang melakukan penggusuran dan pengrusakan Lingkungan, yang berakibat banjir di lingkungan sekitar lahan tersebut dengan akan berlangsungnya kegiatan ini masyarakat mengeluhkan tempat tinggal mereka.


Sementara warga yang telah menempati tanah Negara tersebut dari Tahun 1993 hingga sekarang telah di berikan hak sebagai tanah garapan dan pajak pun rutin mereka bayar dan pastinya bangunan serta tanaman murni hasil dari kerja keras mereka, Pernah ada pembahasan di tahun 2016 tapi itupun tidak ada keputusan yang Berkeadilan kedua Belah pihak setidaknya warga yang di gusur yang berjumlah 45 kepala keluarga yang rumahnya sudah tergusur, jumlah jiwa ada 750 Orang, seharusnya mendapat ganti rugi yang sepantasnya, inipun belum ada kompensasi dari PT Sentul City sampai sekarang, malah setiap hari di tanah tersebut di jaga oleh orang asing.Ungkap Korlap.

Sedangkan hak untuk PT Sentul City sendiri yang di berikan negara yaitu untuk membangun atau mendirikan Bangunan saja, artinya masing-masing kami punya hak dari tanah tersebut.
Harapan kami kepada komisi II DPR, agar bisa hadir disana untuk mendudukkan masalah ini antara rakyat dan PT Sentul City harus menemukan jalan terbaik terutama bagi Rakyat, rasa keadilan harus di Utamakan.

Kami hadir bersama warga disini agar apa yang kami sampaikan hari ini bisa di dengar oleh DPR, Presiden RI, dan Jajarannya serta seluruh masyarakat Indonesia. Apabila aspirasi kami ini tidak di tanggapi maka kami akan terus melakukan aksi demo yang lebih besar lagi.tutup Alim Ritonga Korlap Demo.

Adapun tuntutan yang yang disampaikan oleh warga Bojong Koneng dan Cijayanti :

1. Mendesak PT Sentul City Tbk untuk bertanggung jawab atas penggarapan lahan di desa Bojong Koneng & desa Cijayanti, Bogor.

2. Mendesak Komisi II DPR RI mengusut tuntas PT Sentul City atas penggarapan lahan tanah warga secara sepihak dan intimidatif

3. Mendesak Komisi II DPR RI untuk mengusut laporan masyarakat atas tindakan penggarapan lahan yang mengakibatkan pengrusakan lingkungan di desa Bojongkoneng & Cijayanti Bogor.

4. Mendesak Komisi 2 DPR RI. Meninjau ulang proses penerbitan SHGB PT. Sentul City yang dinilai melanggar aturan dan tidak transparan.

5. Mendesak Komisi II DPR RI melalui Menteri Keungan untuk memeriksa PT. Sentul City agar dapat menunjukkan pembayaran Pajak atas tanah sesuai SHGB yang dimiliki.
6. Mendesak Komisi 2 DPR RI, agar PT. Sentul City untuk melakukan rehabilitasi lahan dan bangunan milik warga yg telah rusak akibat penggusuran sepihak oleh pihak Sentul City.

Baca Juga :  Pangdam I/BB Tinjau Langsung Jalan Tarutung–Sibolga Yang Sempat Terputus Akibat Bencana Alam.

Redaksi.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB