Bandung : Daging Babi Di Sulap, Di Jual Sebagai Daging Sapi

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2020 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, zonapers.com.

Polresta Bandung mengamankan empat pelaku pengedar daging babi yang disulap jadi daging sapi.

Dalam penangkapannya, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, ada empat pelaku yang berhasil diciduk yakni berinisial T (54), MP (46), AR (38), dan AS (39).

Hendra menuturkan, para penjual daging tersebut ada yang mengecerkan ke sejumlah pasar. Salah satunya di Pasar Majalaya. Selain itu, ada juga penjual yang datang langsung ke kontrakan para tersangka.

“Secara fisik, daging babi ini lebih pucat, tapi kalau daging sapi ini lebih merah, jadi proses penggunaan dengan bahan pengawet boraks, daging babi ini menjadi lebih mirip, lebih merah seperti daging sapi,” kata Hendra di Mapolresta Bandung, Senin 11/5/20.

Baca Juga :  Donor Darah Tahap 2 di Gelar Kembali Di Kebun Jeruk

Sejauh ini, kata Hendra, mereka sudah melakukan aksinya selama kurang lebih satu tahun. Aksi tersebut, menurut Hendra sudah ada sebanyak 63 ton daging babi menyerupai daging sapi yang beredar di masyarakat.

Polisi menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati atas modus penjualan daging babi yang menyerupai daging sapi di wilayah Kabupaten Bandung. Sebab daging tersebut dijual lebih murah daripada daging sapi biasanya.

Baca Juga :  Indonesia Telah Siap Distribusi Obat Covid-19

Para pelaku kemudian dijerat dengan Pasal 91A jo Pasal 58 Ayat 6 Uu No 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan, serta Pasal 62 Ayat 1 jo Pasal 8 Ayat 1 UU No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

# Dari berbagai narasumber.

( ZP2 ).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tiba Di Tapanuli Utara : Infrastruktur Rakyat Rakyat Tak Boleh Putus
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Sidang Perdana Tokoh Aksi Rakyat Pati, Botok: Jangan Takut Kritik Penguasa
VIRAL! Penagihan Utang Berujung Premanisme, Kompol Sandy Budiman: “Debt Collector Bukan Penegak Hukum!”
FWK Dorong Optimisme Nasional Hadapi Tekanan 2026
Program “Pemred Sahabat Desa” Resmi Diluncurkan di Bandung
Dugaan Penggelapan Saham PT Bososi Pratama, Kariatun Resmi Masuk DPO Polda Sultra

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:24 WIB

Presiden Prabowo Tiba Di Tapanuli Utara : Infrastruktur Rakyat Rakyat Tak Boleh Putus

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:12 WIB

Sidang Perdana Tokoh Aksi Rakyat Pati, Botok: Jangan Takut Kritik Penguasa

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:16 WIB

VIRAL! Penagihan Utang Berujung Premanisme, Kompol Sandy Budiman: “Debt Collector Bukan Penegak Hukum!”

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB