Beredar Surat Edaran Pers SNCI Untuk Presiden Jokowi Yang Viral Di Media

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2020 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers.com , Jakarta.

Pres Rilis yang di keluarkan pihak Sinergi Nawa Cita Indonesia (SNCI), menjadi viral di media, dikarenakan ide ide yang ada di statement itu, jelas jelas membuka gebrakan pembaharuan dalam pergerakan ke depan Presiden Jokowi, Minggu 12/7/20.

Edaran Pers yang di keluarkan SNCI, ternyata juga membuat jantung Menteri Menteri kabinet Jokowi Jilid 2 menjadi deg deg an, bagaimana tidak? Dalam surat edaran tersebut banyak menyebutkan kelemahan “Lini” mana dalam kabinet Jokowi sekarang yang lemah dan ber’raport Merah’.

Baca Juga :  Polda Metro Idzinkan Pengawalan Ambulans Asal Tidak Arogan

Menurut pandangan saya, SNCI bukanlah organisasi kacang kacangan, SNCI beranggotakan Jutaan loyalis dan Militan Jokowi urutan no.2 terbesar setelah Tim Kemenangan Nasional ( TKN ) yang dulu dipimpin oleh Erick Thohir yang sekarang menjabat Menteri BUMN.

Surat Edaran Pers yang resmi di Tandatangani Ketua Umum SNCI, Viral di berbagai media.

” Surat Edaran dari SNCI itu jelas jelas merupakan masukan penting dan vital untuk Presiden Jokowi, sebab di keluarkan langsung dari kelompok Militan yang merupakan loyalis dirinya itu,” Ujar Dadang, analis hukum yang tergabung di Lembaga Bantuan Hukum Patriot Keadilan Tanggerang.

Baca Juga :  Kasus Sambo : Anomali Vonis Hakim Atas Hendra - Agus, Konspirasi Pengadilan?

” Kenapa sampai keluar surat edaran itu? Analisa saya mungkin karena sejak Nawacita di Program kan, SNCI yang terdiri dari banyak Pakar keilmuan dan Birokrat ulung serta Kaum Militan Jokowi, disuruh berdiam diri sejak tahun 2014,” Lanjut Dadang.


” Udah geregetan mereka nama Jokowi dipandang sebelah mata oleh masyarakat lapisan bawah sejak Pandemi Covid-19,atas kinerja Menterinya” Tutupnya.

( Redaksi ).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB