Dibalik Topeng Toko Kain: Polisi Bongkar Sindikat Judi Online di Bandung

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Bandung, 21 November 2024

Rumah yang dari luar tampak seperti toko kain biasa di kawasan Bandung ternyata menyimpan rahasia kelam. Dalam penggerebekan yang mengejutkan, Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil mengungkap sindikat promosi judi online yang beroperasi di balik kedok bisnis toko pakaian.

Rumah Biasa, Operasi Luar Biasa
Kecurigaan warga atas aktivitas mencurigakan di rumah tersebut menjadi pintu masuk pengungkapan kasus ini. “Saat kami masuk, tempat ini sama sekali bukan toko online, melainkan markas telemarketing situs judi online Mabuk Judi dan GG Cuan,” ungkap Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dr. Budi Sartono, S.I.K., M.Si., M.Han.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan lima tersangka, termasuk seorang supervisor berinisial FG dan empat telemarketer. Para pelaku diketahui bertugas menyebarkan link judi melalui pesan singkat kepada masyarakat, menyasar siapa saja yang memiliki nomor telepon aktif.

Baca Juga :  Babinsa Timika Ajarkan Matematika dengan Metode Gasing di SD Inpres Nawaripi

Keuntungan Fantastis di Balik Layar
Hasil investigasi menunjukkan sindikat ini telah beroperasi selama dua tahun dengan pendapatan mencapai Rp500 juta per bulan. FG, yang memimpin tim ini, mengungkap cara kerja mereka: “Kami gunakan perangkat khusus untuk memindai nomor telepon, lalu telemarketer menghubungi nomor tersebut untuk promosi situs judi. Target setiap karyawan adalah Rp1,2 juta per bulan,” ungkap FG.

Sindikat ini diketahui mempekerjakan 17 orang dengan jaringan yang diduga terhubung ke server di Kamboja.

Kombes Budi: “Kami Tidak Akan Berhenti di Sini!” Polrestabes Bandung kini menggandeng Mabes Polri untuk melacak jaringan lebih luas yang disebut-sebut memiliki skala internasional. “Mereka menyamar sebagai bisnis kain, tapi di baliknya ada industri perjudian besar-besaran. Kami akan membongkar seluruh rantai ini sampai ke akarnya,” tegas Kombes Budi Sartono.

Baca Juga :  TNI AD dan Angkatan Darat Australia Optimis Meningkatkan Kualitas Kerja Sama Militer

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap pesan singkat yang menawarkan tautan mencurigakan. Polisi mengimbau agar aktivitas serupa segera dilaporkan untuk mencegah kejahatan siber berkembang lebih jauh.

Tindakan tegas ini diharapkan menjadi langkah awal pemberantasan sindikat judi online yang terus merugikan masyarakat dan melanggar hukum. “Waspada adalah kunci,” pesan Kombes Budi kepada masyarakat Bandung.

Pewarta; Ujs

Berita Terkait

Panglima TNI Sambut Kontingen Patriot Indonesia Usai Tampil di Parade Hari Republik India
Presiden Prabowo Hadiri Rapim TNI-Polri 2025, Tegaskan Pengabdian untuk Rakyat
PP KAMMI Kritik Keterlibatan Kampus dalam Tambang: “Bukan Tugas Perguruan Tinggi!”
Kapolres Metro Tangerang Kota Lantik 9 Pejabat Baru, Dorong Loyalitas dan Pelayanan Masyarakat
Kasus Komplain Biaya Kursus Bahasa Inggris Di SMKN 2 Kota Palu : Siswa Terancam DO, Namun Kembali Bersekolah Setelah Lapor Ke Dinas Pendidikan
Diduga Gelapkan Rp 1,05 Miliar dengan Modus Investasi Properti, EF Dilaporkan ke Polisi
Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Rapim TNI-Polri 2025
DPD Pemuda LIRA Kota Bekasi: Jangan Klaim Keabsahan Organisasi dengan Dokumen Tidak Sah

Berita Terkait

Jumat, 31 Januari 2025 - 09:02 WIB

Panglima TNI Sambut Kontingen Patriot Indonesia Usai Tampil di Parade Hari Republik India

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:57 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Rapim TNI-Polri 2025, Tegaskan Pengabdian untuk Rakyat

Jumat, 31 Januari 2025 - 07:19 WIB

PP KAMMI Kritik Keterlibatan Kampus dalam Tambang: “Bukan Tugas Perguruan Tinggi!”

Jumat, 31 Januari 2025 - 07:15 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Lantik 9 Pejabat Baru, Dorong Loyalitas dan Pelayanan Masyarakat

Kamis, 30 Januari 2025 - 22:28 WIB

Kasus Komplain Biaya Kursus Bahasa Inggris Di SMKN 2 Kota Palu : Siswa Terancam DO, Namun Kembali Bersekolah Setelah Lapor Ke Dinas Pendidikan

Berita Terbaru