Zonapers.com, Sibolga.
Informasi yang beredar di media sosial, khususnya melalui akun TikTok atas nama Eriyanto Sidabutar, terkait dugaan penyelewengan BBM ilegal di SPBT Denbekang 1/2 Sibolga, dipastikan tidak benar.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (28/2/26) hingga Minggu (1/3/2, 6)tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar SPBT Denbekang 1/2 Sibolga 12.225.301. Aktivitas masyarakat di Jalan Rajawali dan Jalan Kader Manik terpantau berjalan normal seperti biasa, termasuk lalu lintas dan kegiatan para pedagang di sekitar lokasi.

Sejumlah warga setempat membantah keras tudingan tersebut. Syukran Mahmud Panggabean atau yang akrab disapa Opung Gabe, warga Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, menyayangkan informasi yang dinilainya sebagai hoaks dan berpotensi meresahkan masyarakat.
Menurutnya, SPBT Sibolga merupakan fasilitas khusus operasional militer yang berada di bawah pengawasan dan prosedur resmi Tentara Nasional Indonesia (TNI). SPBT tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan dinas militer dan bukan untuk konsumsi umum atau perorangan.

“SPBT itu fasilitas militer, bukan untuk masyarakat umum. Semua operasionalnya sesuai prosedur resmi,” ujar Opung Gabe.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi di media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar. Selain itu, ia meminta aparat penegak hukum untuk menelusuri dan mengusut pemilik akun yang menyebarkan tudingan tersebut.
Hal senada disampaikan Ricky Duha, warga Jalan Rajawali yang rumahnya berhadapan langsung dengan SPBT milik TNI tersebut. Ia menegaskan tidak pernah melihat adanya aktivitas penyelewengan BBM ilegal.
“Setahu saya, yang keluar masuk hanya anggota TNI untuk kebutuhan operasional. Masyarakat umum tidak bisa masuk ke dalam area SPBT,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pompa SPBT 12.225.301 Denbekang Sibolga, Peltu Amri, menegaskan bahwa tidak ada penyelewengan BBM ilegal di fasilitas tersebut. Ia menyebutkan bahwa seluruh pasokan BBM dibeli secara resmi dari Pertamina dan dilengkapi dengan bukti pembelian yang sah.
“Kami membeli BBM dari Pertamina dan seluruh dokumen pembelian lengkap. Transportasi pengangkutan juga sesuai prosedur yang ditentukan,” tegasnya.
Dengan adanya klarifikasi dari warga dan pihak pengelola, informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan penyelewengan BBM ilegal di SPBT Sibolga dinilai tidak berdasar dan tidak benar.
Pewarta: Syabil

































































