Donor Darah Tahap 2 di Gelar Kembali Di Kebun Jeruk

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2020 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, zonapers.com, — Himpunan Bersatu Teguh ( HBT ) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta kembali menggelar donor darah tahap ke dua yang diselenggarakan di Gedung Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis 21/5/20.

Kegiatan ini diselenggarakan setelah waktu berbuka puasa dan masyarakat yang mendonorkan darahnya juga mendapat bantuan berupa paket sembako setelah usai kegiatan mendonorkan darahnya dari pihak HBT karena merasa ikut perduli di tengah keprihatinan Pendemi Covid-19.

Proses pengambilan darah di lokasi.

Heru Setiawan selaku Ketua panitia penyelenggara dari pihak HBT menyebutkan, pendonor hari ini 350 Kantong, saya undang 380 orang, ini adalah donor darah tahap ke dua, kegiatan ini sampai Jumat 22 mei 2020, dimana tahap pertama diselenggarkan tanggal 1 sampai 5 mei dan menjaring 1000 peserta sedangkan tahap ke dua ini menjaring 600 peserta. Ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Lantik 163 P3K Tenakes

Ia mengatakan, motivasi Himpunan Bersatu Teguh untuk membantu PMI menggalang donor darah 1000 kantong perhari. Tapi semenjak pandemi Covid-19 PMI hanya punya 200 kantong darah perhari.

dr. Bono sedang memeriksa calon pendonor.

“Untuk periode kemaren tanggal 1 sampai 5 mei, kami sudah mendapatkan musim record indonesia, dan akan diajukan ke Guinness World Records Dunia, jumlah donor darah terbanyak dalam bulan ramadan dan selama pandemi.” Kata Heru

Saat dimintai keterangan zonapers.com, Dr Bono (55) dari pihak PMI dan juga selaku Dokter pemeriksa bagi pendonor darah mengatakan, untuk pendonor dilihat dari berat badan, tekanan darah, dan usia. dibawah 65 kg biasanya 350ml sedangkan diatas 65 kg biasanya 450.

Baca Juga :  Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum Lettu Inf Gunawan, Anggota Kopassus Yang Meninggal Saat Bertugas.

“Untuk pendonor yang begadang minimal tidur 4 jam dibawah itu tidak boleh donor darah. Sedangkan pasien yang habis operasi boleh mendonorkan darahnya kalau sudah 6 bulan sampai 1 tahun tergantung jenis operasinya.

“Jika ada pasien yang minta tolong ke kita (PMI) 3 kantong, kita harus menyediakan, tapi dari pihak keluarga harus barter juga tuk donor darahnya ke kita, karena stok kami memang tipis banget. Sedangkan kalau bulan puasa kita jadi aktif yang minta, tapi setelah bulan puasa biasanya orang yang minta ke kita.” Ungkapnya.

Harapan PMI kedepannya agar banyak pendonor sukarela apalagi dibulan puasa ini jarang yang mendonorkan darahnya. Tutupnya.

( ZP2 ).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB