zonapers.com,Sumedang.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Usep Saiful Muchtar, M.M., mengapresiasi Polda Jawa Barat atas pembentukan Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025 sebagai langkah mencegah dan menangani perundungan di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Desk Stop Bullying Lodaya 2025 yang berlangsung di Aula Moeryono Polda Jawa Barat Selasa,(16/12/2025).
Menurut Usep, pembentukan satgas ini menunjukkan kepedulian dan komitmen Polda Jawa Barat dalam melindungi generasi muda dari dampak buruk bullying yang dapat merusak karakter, kesehatan mental, dan masa depan anak serta pelajar.
Ia menilai, keberadaan satgas ini penting untuk memperkuat kerja sama antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan adanya satgas, penanganan perundungan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan pencegahan.
Usep juga menyampaikan bahwa program Polda Jawa Barat tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan saling menghargai di madrasah.
“Kami mengapresiasi Polda Jawa Barat yang telah membentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Usep berharap satgas ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dan mendorong semua pihak untuk tidak mentoleransi perundungan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mendukung program Desk Stop Bullying Lodaya 2025 demi terwujudnya Jawa Barat yang aman, berkarakter, dan bebas dari bullying.
Sumber : Humas Polda Jabar.
Pewarta: UJS.


































































