Ketum FRIC Serukan, Kesiapan Bencana Bukan Soal Takut, Tapi Tahu Apa Yang Harus Dilakukan.

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Fast Respon Indonesia Center (FRIC) mengajak masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai bencana yang dapat muncul kapan saja.

Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyampaikan ajakan tersebut di Jakarta, Rabu (9/09/2026).

Dian mengajak warga membangun pengetahuan, kewaspadaan, dan kesiapan agar mampu menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.

Menurut Dian, masyarakat perlu mengenali potensi bencana yang mengancam lingkungan masing-masing sejak sebelum keadaan darurat muncul.

Selain itu, setiap keluarga perlu mengetahui jalur evakuasi, titik kumpul, perlengkapan darurat, serta langkah penyelamatan yang tepat.

“Bencana bisa datang kapan saja.

Tidak perlu panik, yang penting kita siap dan tahu harus berbuat apa,” ujar Dian.

Baca Juga :  BP2MI Gandeng Kepala BNN Untuk Mengedukasi PMI

Karena itu, Dian meminta masyarakat menjaga ketenangan agar mampu mengambil keputusan tepat ketika bencana melanda.

Ia menegaskan kesiapsiagaan mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan diri, keluarga, dan orang-orang di lingkungan sekitar.

“Jangan menunggu bencana datang baru kita belajar.

Persiapan harus dilakukan dari sekarang,” tegasnya.

Selanjutnya, Dian mendorong setiap keluarga membahas rencana penyelamatan agar seluruh anggota memahami tindakan ketika keadaan darurat terjadi.

Masyarakat juga perlu mengikuti informasi serta peringatan resmi pemerintah dan instansi berwenang ketika cuaca ekstrem meningkatkan risiko bencana.

Baca Juga :  Pangdam I/BB Serahkan Tiga Unit Kunci Rumah Hasil Renovasi Swadaya Kodim 0211/TT.

Menurut Dian, budaya sadar bencana membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, sehingga keselamatan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas.

Karena itu, FRIC mengajak warga saling mengingatkan dan membantu kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, serta penyandang disabilitas.

“Jangan merasa bencana itu jauh dari kita. Kapan pun dan di mana pun bisa terjadi,” kata Dian.

Lebih lanjut, FRIC terus mendorong edukasi kesiapsiagaan, kepedulian sosial, dan gotong royong untuk menghadapi berbagai ancaman bencana.

Dengan kesiapan yang kuat, masyarakat dapat menghadapi situasi darurat secara tenang, cepat, tepat, serta mengutamakan keselamatan bersama

Pewarta : Ujs

Berita Terkait

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Puting Beliung Porak-Porandakan Desa Hili Geho Sogawu, Rumah dan Perahu Nelayan Rusak
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Ketua DPRD Sumedang Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Terobosan Baru Pengusaha Muda Desa Cikuya Ekosistem Kerakyatan, Gandeng Panti Asuhan Aswaja.
SOSIALISASI, KERJASAMA DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) PADA SEKOLAH KHUSUS NEGERI 01 KOTA TANGERANG SELATAN
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Puting Beliung Porak-Porandakan Desa Hili Geho Sogawu, Rumah dan Perahu Nelayan Rusak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Ketua DPRD Sumedang Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Rabu, 30 September 2026 - 06:53 WIB

Terobosan Baru Pengusaha Muda Desa Cikuya Ekosistem Kerakyatan, Gandeng Panti Asuhan Aswaja.

Berita Terbaru