Mengenang Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi, Pendiri BNI, Dan Sang Pencetak Uang Republik

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di balik lembaran sejarah Indonesia, nama Margono Djojohadikusumo mungkin tak selalu disebut sepopuler para pejuang kemerdekaan lainnya. Namun dalam urusan kedaulatan ekonomi, dialah salah satu arsitek utamanya. Perjalanan hidup tokoh penting ini kini diabadikan dalam buku “Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946”, karya HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto, yang resmi diluncurkan oleh Penerbit Buku Kompas, Jumat (8/8/25), di Kompas Institute.

Lebih dari sekadar biografi, buku ini menyingkap kiprah seorang negarawan yang tak gentar menantang dominasi ekonomi asing pasca-kemerdekaan. Margono bukan hanya pendiri Bank Negara Indonesia—bank pertama milik republik—tetapi juga tokoh di balik lahirnya Oeang Republik Indonesia (ORI), simbol berdirinya ekonomi Indonesia yang merdeka dari bayang-bayang kolonialisme.

“Margono mengajarkan bahwa keberanian dalam ekonomi sama pentingnya dengan keberanian di medan perang,” ujar Muhammad Qodari, Wakil Kepala Staf Presiden, yang dalam sambutannya bahkan mengusulkan agar Margono dianugerahi gelar resmi sebagai Bapak Uang Republik Indonesia.

Baca Juga :  Hindari Tabrakan, Truk Besar Tersangkut di Trotoar Jalan Margonda Raya Depok

Peluncuran buku ini menjadi momen penuh refleksi. Fadli Zon, Menteri Kebudayaan, menyebut buku ini sebagai penanda penting dalam menjaga memori kolektif bangsa. Ia menggarisbawahi dua warisan monumental Margono: pendirian BNI 1946 dan penguatan koperasi sebagai senjata ekonomi rakyat. “Beliau memperjuangkan ekonomi kerakyatan dengan semangat yang luar biasa,” kata Fadli.

Tak kalah menggugah adalah pernyataan Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang menilai pemikiran Margono tentang perbankan rakyat sebagai jawaban atas krisis perumahan hari ini. “Kredit rumah murah bukan sekadar program, tapi instrumen membangun martabat rakyat—semangat yang diwariskan Margono,” ujarnya.

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, juga mengutip salah satu pernyataan Margono yang dianggap sebagai napas BNI hingga kini: “Bangsa ini butuh bank sendiri, bukan hanya untuk menghitung uang, tapi untuk menyusun harga diri.” Sebuah kalimat sederhana, tapi menyala—menjadi kompas moral lembaga keuangan yang lahir dari semangat republik.

Baca Juga :  Papua: Dua Jenasah Diketemukan,Ada Dugaan Oknum TNI AD Terlibat Pembunuhannya

Buku ini hasil riset lebih dari setahun, dengan penelusuran arsip dan wawancara intensif. Keduanya, Kurniadi dan Jimmy, berharap buku ini dapat menginspirasi generasi muda untuk memahami bahwa perjuangan ekonomi sama krusialnya dengan perjuangan fisik kemerdekaan.

Acara peluncuran turut dihadiri tokoh nasional, keluarga besar Margono, ekonom, sejarawan, hingga mahasiswa. Diakhiri dengan penandatanganan buku dan sesi foto bersama, peluncuran ini tak hanya jadi forum akademik, tapi juga ruang mengenang jasa tokoh yang selama ini terlalu senyap dalam narasi besar sejarah Indonesia.

Buku ini telah tersedia di toko buku seluruh Indonesia dan platform daring.

Redaksi.

Berita Terkait

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB