Menteri LHK Bongkar Fakta Mengejutkan: Air Kemasan yang Kita Minum Ternyata Bukan Dari Pegunungan

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakta mengejutkan datang dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq. Ia secara terbuka mengungkap bahwa Perusahaan Air Mineral yang kita kosumsi dari Produsen yang mengdisclaimer dari Air Murni Pegunungan dari sebagian besar air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia bukan berasal dari sumber air pegunungan, melainkan dari air tanah biasa.

Dalam acara Mindialogue CNBC Indonesia, Hanif menegaskan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan label “air pegunungan” yang banyak terpampang di botol-botol kemasan.

“Jadi Bapak jangan terpedaya oleh minuman-minuman yang ada di atas meja itu, Pak. Belum ada satu pun minuman kemasan yang menggunakan air permukaan secara berkelanjutan untuk produknya. Hanya untuk pricing-nya, iya,” ujarnya tegas, Senin (25/10/25).

Hanif menyebut, hingga kini tidak ada produk AMDK yang benar-benar memanfaatkan air permukaan (seperti dari mata air pegunungan) secara berkelanjutan. Kebanyakan produsen justru mengambil dari sumur-sumur air tanah, yang bila tidak dikelola dengan bijak bisa berdampak buruk pada lingkungan.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Habib Alwi Pemimpin Majlis HADDADIL QULUB

Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan publik, mengingat banyak merek besar air kemasan yang selama ini mengusung citra “alami dari pegunungan” adalah pembohongan Publik, bisa di pidanakan.

Baca Juga :  Wakapolda Jabar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Tumpangsari Jagung di Garut: Kolaborasi untuk Masa Depan

Hanif pun menegaskan perlunya transparansi industri air minum dan pengawasan ketat terhadap eksploitasi sumber daya air tanah agar keberlanjutan lingkungan tetap terjaga.

Ada baiknya di tinjau ulang mengenai idzin dari AMDK yang telah mengdisclaimerkan sebagai air murni pegunungan, ternyata dari Sumber Mata Air hasil pemboran air tanah.

Redaksi.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing
Group Pecinta Alam GEMPPA Tasikmalaya Rayakan Hari Jadinya Ke 37

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB