Polres Mamberamo Raya Papua Diserang, Massa Burmeso Mengamuk, Polisi Terpaksa Mundur

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mencekam melanda Kampung Burmeso, Distrik Mamberamo Tengah, pada Selasa siang (28/10/25).

Sekelompok warga yang diduga dipicu oleh insiden keributan warga mabuk, tiba-tiba menyerang aparat Polres Mamberamo Raya dengan senjata tajam.

Awalnya, sekitar pukul 12.00 WIT, petugas piket SPKT Polres Mamberamo Raya menerima laporan adanya warga mabuk yang membuat keributan di perempatan SD Adven Burmeso. Saat petugas mendatangi lokasi, mereka justru dihadang dan diserang menggunakan parang dan linggis oleh sekelompok warga.

Baca Juga :  Reaksi Cepat : Hitungan Hari, Tim Reskrim Polsek Sukolilo Berhasil Ringkus Pelaku Curas

Serangan itu membuat anggota SPKT mundur ke kantor mereka untuk berlindung. Namun ketegangan malah meningkat — ratusan warga menyerbu kantor SPKT dengan membawa panah, kapak, balok, dan parang. Aksi ini diduga dipimpin oleh Yonas Tasti, anggota DPRK Mamberamo Raya.

“Saat kami tiba, massa sudah mengepung dari arah pelabuhan dan SD Adven. Negosiasi tidak bisa dilakukan karena massa terus menyerang,” ungkap salah satu anggota di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Irjen Pol Purn Ronny Sompie Selaku Ketua Alumni Universitas Borobudur Mengingatkan Para Alumni Karakter Dan Integritas Harus Dijaga

Sekitar pukul 13.00 WIT, pasukan bantuan dari BKO Brimob tiba di lokasi, namun situasi tak terkendali. Massa yang kian banyak dan beringas memaksa petugas mundur ke Pos 2 untuk konsolidasi dan pengamanan.

Hingga kini, situasi di Burmeso masih tegang. Aparat gabungan terus berupaya menenangkan massa serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencegah bentrokan susulan.

Redaksi.

Berita Terkait

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB