Rasa Indonesia yang Menjamur Di Kamboja: Dari Bakso Hingga Pecel Lele, Serasa Makan Di Rumah Sendiri

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat menelusuri kawasan kaki lima, aroma khas yang sangat familiar langsung menyapa. Bakso panas, Sate Padang yang menggugah selera, Pecel Lele gurih, hingga Martabak manis dan telor ternyata mudah ditemukan. Kehadirannya membuat setiap langkah seakan membawa kita ke suasana malam di Indonesia.

Ternyata, maraknya kuliner Indonesia ini tidak lepas dari keberadaan pekerja migran yang telah lama tinggal dan bekerja di Kamboja. Keahlian, kerja keras, dan kerinduan terhadap kampung halaman membuat mereka turut membawa serta warisan cita rasa tanah air.

“Menurut data statistik pemerintah Kamboja, kurang lebih 3 juta pekerja dari Indonesia bekerja di sini. Itu sebabnya kuliner nusantara menjamur,” tutur Budi, pekerja migran asal Jawa Barat yang sudah tiga tahun merantau di Poipet, saat ditemui tim zonapers.com.

Selain Poipet, kota-kota seperti Sihanoukville dan Phnom Penh juga menjadi pusat konsentrasi pekerja Indonesia. Tak heran jika rumah makan Padang, warung pecel lele, hingga jajanan kaki lima khas nusantara menjadi bagian dari denyut kehidupan kota-kota tersebut.

Baca Juga :  Wakapolres Metro Jakarta Utara Tekankan Peran Strategis Bhabinkamtibmas dalam Menjaga Kamtibmas

Tak hanya kuliner, pengaruh Indonesia juga tampak di ranah ritel. Di beberapa minimarket bernama Indopay, berbagai produk asli Indonesia—mulai dari mi instan, sabun, hingga rokok—mengisi etalase. Kehadiran produk-produk ini membuat para perantau merasa lebih dekat dengan rumah, dan memberi kenyamanan bagi wisatawan Indonesia yang sedang menjelajah negeri Angkor.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Resmikan Bumi Kafe Dan Restro Guna Dukung Sektor Wisata

Perjalanan ke negara-negara Asia Tenggara kini menjadi lebih mudah bagi warga Indonesia. Tak perlu lagi khawatir soal makanan atau selera lidah, karena jejak kuliner nusantara telah hadir dan diterima hangat di banyak negara, termasuk Kamboja.

Di tengah geliat persiapan SEA Games 2025, satu hal jelas terasa: cita rasa Indonesia telah menjadi bagian dari denyut kuliner Asia Tenggara, menghubungkan rasa, budaya, dan cerita para perantau di negeri orang.

Tim Redaksi.

Berita Terkait

Danrem 023/KS Serahkan Kunci Rumah Dinas Bantuan Kasad Untuk Prajurit
Dedi Dan Polda Jabar Jemput 12 Korban TPPO di Sikka.
Polda Jabar Dan KDM Jemput Pekerja Hiburan Di Sikka.
Jasaraharja Putera Hadirkan Booth Literasi Keuangan Dan Solusi JRP Di Universitas Jember
Zonapers Kembali Tebar Kebaikan Lewat Ramadhan Berbagi 2026
Kemenag RI Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan 1447 H Sore Ini
SMPN 120 Kelas IX Jakarta Tampilkan Semangat Toleransi Dalam Perayaan Imlek Di Pura Candra Prabha
Pasangan Firli Bahuri-M. Ahsan Juara Piala Gong Xi Fa Chai 2026

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:43 WIB

Danrem 023/KS Serahkan Kunci Rumah Dinas Bantuan Kasad Untuk Prajurit

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:23 WIB

Dedi Dan Polda Jabar Jemput 12 Korban TPPO di Sikka.

Senin, 23 Februari 2026 - 12:48 WIB

Polda Jabar Dan KDM Jemput Pekerja Hiburan Di Sikka.

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:50 WIB

Jasaraharja Putera Hadirkan Booth Literasi Keuangan Dan Solusi JRP Di Universitas Jember

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:44 WIB

Zonapers Kembali Tebar Kebaikan Lewat Ramadhan Berbagi 2026

Berita Terbaru

Berita

Dedi Dan Polda Jabar Jemput 12 Korban TPPO di Sikka.

Selasa, 24 Feb 2026 - 08:23 WIB

Berita

Polda Jabar Dan KDM Jemput Pekerja Hiburan Di Sikka.

Senin, 23 Feb 2026 - 12:48 WIB