SPI Jawa Barat Gelar FGD Bahas Ketahanan Pangan Dan Kesejahteraan Petani

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serikat Petani Indonesia (SPI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Jawa Barat melalui Inovasi, Peningkatan Produksi, dan Solusi Infrastruktur”, Rabu (27/11/25), di Hotel Luminor Metro Indah Mall, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Jawa Barat serta Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat ini membahas upaya peningkatan produksi pertanian, stabilisasi harga pangan, dan penguatan cadangan pangan daerah sebagai bagian dari strategi menghadapi dinamika kebutuhan pangan nasional.

Baca Juga :  Abah Anton Charliyan: "Agama Harus Jadi Budaya, Jangan Sampai Sejarah Dibengkokkan"

Ketua SPI Jawa Barat, Irpan, menjelaskan bahwa forum diskusi ini menjadi ruang strategis untuk menyusun langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi antarinstansi, pemerintah daerah, dan kelompok petani.

“Petani harus menjadi aktor utama dalam pembangunan pangan, Inovasi, peningkatan produksi, dan infrastruktur yang memadai adalah kunci kesejahteraan petani Jawa Barat,” ujarnya.

Dalam FGD tersebut, sejumlah isu utama mengemuka, di antaranya :

Penerapan teknologi dan inovasi pertanian seperti mekanisasi, digital farming, dan pengembangan benih unggul.

Baca Juga :  Irjend Pol Purn Ronnie Sompie Luangkan Waktu Bertemu Dengan Ahli Waris Keluarga Sumeisey Korban Mafia Tanah Di Minahasa Utara

Perbaikan infrastruktur pertanian, termasuk irigasi, jalan usaha tani, logistik, dan fasilitas pascapanen.

Strategi stabilisasi harga serta penguatan stok pangan daerah yang dikelola Bulog Jawa Barat.

Peran pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap produksi pertanian.

Peningkatan akses pembiayaan dan penguatan kelembagaan ekonomi petani.

Irpan menambahkan bahwa seluruh hasil pembahasan akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah. Dokumen tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya kebijakan pangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada petani.

Sumber : Humas Polda Jabar.

Pewarta: UJS.

Berita Terkait

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan
PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026
Berlokasi Di Kaki Gunung Cakrabuana, GEMPPA SMUN 1 Ciawi Tempa Calon Anggota Lewat Diksar ke-38
Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet
Danrem 023/KS Bersama Satgas Bencana Berjalan Kaki Tembus Desa Simaningir
Maruarar Sirait: 2.603 Hunian Tetap Dibangun, Negara Harus Hadir Sejak Tanggap Darurat

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:05 WIB

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:13 WIB

Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB

Menuju Tahun 2026 Catatan Hendry Ch Bangun Forum Wartawan Kebangsaan

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:26 WIB

PGI Kota Bogor Bidik Emas, Kirim Tiga Atlet ke Porprov Jabar 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:24 WIB

Judol Semakin Menggurita, Negara Terlihat Kalah: OJK Kembali Bekukan Rekening Bank Dan E-wallet

Berita Terbaru

Berita

SPJB Pupuk Bersubsidi Tahun 2026 se-Bogor Ditandatangani

Rabu, 31 Des 2025 - 21:05 WIB