Wakadivsospol SNCI : Reshuffle Segera Kabinet Dengan Yang Loyalis Tulen Dan Kapabel

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2020 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Jakarta.

Wakil Ketua Divisi Sosial Politik Sinergi Nawa Cita Indonesia ( Wakadivsospol SNCI ) Krissahat Simanungkalit menganggap sistem pemilihan pembantu Presiden ( Menteri@red ) telah memberikan hal nyata dan luar biasa, ketidaksinkronan antara visi dan misi Presiden pada program kerja para menteri nya, telah terlihat gamblang di mata masyarakat, Senin 6/7/20.

” Pandemi Covid-19 ini adalah pembuka tirai panggung kabinet, yang mempertontonkan adegan dengan skenario yang tidak memuaskan rakyat sebagai penonton, membuat muak dan merasa mubazir membeli tiket berupa hak suara memilih Presiden dan partai partai pengusung nya,” Ujar Krissahat.

Krissahat Simanungkalit, juga Sekjen PIKA Militan Jokowi salah satu Organ di Sinergi Nawa Cita Indonesia ( SNCI ).

Dia menambahkan, bahwa pola pemilihan menteri telah salah dilakukan oleh Presiden Jokowi, hak preogatif seorang presiden, telah terkontaminasi oleh teriakan teriakan ‘Orang’ partai politik yang mengelilinginya.

Baca Juga :  Lanal Simeulue Laksanakan Serbuan Vaksin Maritim Di Mukim Batu Berlayar Desa Blang Kab.Simeulue Dalam Rangka Hut Armada RI Ke 76

” Persoalannya, orang orang yang terpilih menjadi menteri, tidak kapabel pada background pendidikan dan pengalaman kerjanya, serta kurang loyal terhadap Presiden,” Ungkapnya.

” Kementerian BUMN juga sudah mulai masuk angin sepertinya,saya lihat di beberapa jabatan penting orang tersebut diragukan kapabilitas dan nasionalismenya, orang yang tidak jelas ideologinya tidak Pancasilais koq malah di kasih jabatan penting di BUMN, sementara kadrun kadrun yang berserakan di BUMN malah tidak diurus, ini ada apa?,” Tanya Krissahat Simanungkalit dengan nada tinggi.

” Saya sebagai Militan Jokowi dan Kader SNCI, mendorong Jokowi agar ‘Segera Reshuffle Kabinet‘ ,Sinergi Nawa Cita Indonesia ( SNCI ) yang merupakan sebuah kelompok besar beranggotakan jutaan orang dari seluruh kelompok militan Jokowi seluruh Indonesia, sejak 2014 disuruh berdiam diri, hari ini kami secara Gamblang menyatakan siap membuktikan, bahwa di SNCI juga banyak Tenaga Ahli yang siap dan mumpuni untuk diangkat menjadi staf Presiden yang kredibel dan sesuai background pendidikan serta memiliki loyalitas dan nasionalisme yang tinggi,” Ujar Krissahat berapi api.

Baca Juga :  Kapolres Sumedang Melaksanakan Penyerahan Berkas Perjanjian Kerjasama Kades Hegarmanah dan Cikeruh Jatinangor

Semua yang di ucapkan Krissahat itu amat sangat mendasar dan bisa di buktikan oleh Jokowi, SNCI juga sebuah Organisasi luar biasa besarnya namun tetap legowo, ungkapannya kali ini patut diperhatikan oleh Nurani Presiden dan Wakil Presiden di Republik ini.

( Redaksi ).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB