Gegara Pedagang Kena Corona, Pasar Lokbin Meruya Ilir Tutup Sementara

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2020 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZONAPERS.COM, Jakarta — Sejumlah pasar baik pasar modern maupun pasar tradisional menjadi perhatian publik karena telah ditemukan adanya kasus positif terjangkit virus corona baru penyebab penyakit menular COVID-19 yang menyerang sistem pernafasan manusia.

Seperti pasar lokbin meruya ilir yang terletak di perumahan komplek Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat tutup sementara, karena ada salah satu pedagang yang terjangkit virus corona.

Sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli pasar menjadi pusat keramaian dan kerumunan sehingga rawan menjadi episentrum penularan COVID-19.

Upaya pencegahan tidak bisa hanya melibatkan beberapa pihak saja tetapi harus melibatkan semua pihak mulai dari pedagang, pemasok, pembeli, pengelola pasar dan pihak-pihak terkait lainnya.

Baca Juga :  Pimpinan MPR/DPR, Solusi Akhir Aduan Petani Siak Kabupaten Riau
Suasana Pasar Lokbin Meruya Ilir

Zaennudin selaku Lurah Meruya Utara, saat dimintai keterangan awak media melalui pesan Whatsapp mengatakan, 1 (satu) orang terkena COVID-19 sedangkan keluarganya sudah diswab dan isolasi mandiri.

“Kalau mau lengkap berita, bisa hubungi security pasar.” Cetusnya kepada wartawan. Minggu (16/08).

Sementara itu, Minggu 16 Agustus 2020 saat dimintai keterangan wartawan, Hasan selaku Kepala security pasar lokbin meruya ilir menjelaskan, sudah 2 (dua) hari pasar ditutup dari tanggal 15 sampai 16 Agustus 2020, karena ada 1 orang pedagang pasar yang positif virus corona.

Baca Juga :  Respons Pembina FWK Terhadap Putusan MK Bagi Wartawan: Sedikit Kegembiraan Di Tengah Kecemasan
Foto : Hasan ( Kepala Security Pasar )

Lanjut Hasan, “Pedagang pasar yang terkena virus corona itu biasa berjualan toko emas. Sekarang beliau sedang dirawat di RS Pondok Indah puri kembangan.” Katanya.

Penutupan pasar dimulai tanggal 15 sampai 17 Agustus 2020, untuk pasar dalam 2 hari ini sudah disemprot dengan cairan disinfektan dibantu mobil pemadam, terakhir penyemprotannya esok hari senin tanggal 17 Agustus 2020. Ujarnya.

“Pada tanggal 18 Agustus 2020 pasar lokbin meruya ilir sudah dibuka kembali. Maka perlu kesadaran masyarakat dalam menaati protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah,” Pungkasnya.

(Zp2)

Editor : NjOy

Berita Terkait

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers
Struktur Polri Bukan Pidato Politik
Ronny F Sompie : Natal Purnawirawan Polri Adalah Sukacita, Iman, dan Silaturahmi Dalam Satu Perayaan
Respons Pembina FWK Terhadap Putusan MK Bagi Wartawan: Sedikit Kegembiraan Di Tengah Kecemasan
Presiden Prabowo Tiba Di Tapanuli Utara : Infrastruktur Rakyat Rakyat Tak Boleh Putus
Iming-Iming Investor Smelter Berujung Skandal Saham, Kariatun Ditetapkan Tersangka dan Masuk DPO
Sidang Perdana Tokoh Aksi Rakyat Pati, Botok: Jangan Takut Kritik Penguasa
FWK Dorong Optimisme Nasional Hadapi Tekanan 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:36 WIB

FWK Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional, Soroti Sejarah Dan Desak Revisi UU Pers

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:23 WIB

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:39 WIB

Ronny F Sompie : Natal Purnawirawan Polri Adalah Sukacita, Iman, dan Silaturahmi Dalam Satu Perayaan

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:02 WIB

Respons Pembina FWK Terhadap Putusan MK Bagi Wartawan: Sedikit Kegembiraan Di Tengah Kecemasan

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:24 WIB

Presiden Prabowo Tiba Di Tapanuli Utara : Infrastruktur Rakyat Rakyat Tak Boleh Putus

Berita Terbaru

Berita

Guru Dan Siswa Panik, OPM Serang Sekolah Di YAHUKIMO

Rabu, 4 Feb 2026 - 07:22 WIB

Berita

Struktur Polri Bukan Pidato Politik

Sabtu, 31 Jan 2026 - 10:23 WIB