Apresia Panglima LP2KP kepada KASAD Jenderal Dudung atas Bebasnya Brigjen Junior Tumilaar

- Jurnalis

Rabu, 30 Maret 2022 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


ZONAPERS.com, JAKARTA – Bebasnya Brigjend Junior Tumilaar Atas Sengketa lahan tanah yang melibatkan dirinya dengan warga yang dianggap sebagai penasehat Bojong Koneng dan Cijayanti yang menyebutkan dirinya sebagai Tentara Rakyat yang akhirnya menimbulkan penahanan oleh kesatuan TNI AD.
Bebasnya Brigjen Junior Tumilaar (BJT), disambut baik oleh seluruh warga Indonesia atas keterpihakkannya kepada Rakyat seperti Panglima LP2KP Haris Rusli Nngiu Menemui BJT. Rabu (30/3/22).

Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) Haris R Ngiu menyampaikan BJT luar biasa dan sudah bertugas selama 34 tahun itu bukan waktu yang singkat mengabdi dengan Negara, dan dengan pengalamannya itu Pak BJT menerapkan cara berbakti dengan masyarakat di akhir masa pensiunannya membantu masyarakat tertindas seperti kita ketahui penahannya karna membela masyarakat Bojong Koneng dan Cijayanti atas sengketa lahan dengan PT Sentul City dan bukan yang pertama di lakukan bantu masyarakat.

Menurut Panglima LP2KP Haris R. N. niat hanya membantu masyarakat tapi bertentangan dengan menyalahkan wewenang seperti disampaikan pada penahanan BJT dan akhirnya KASAD Jenderal Dudung memberikan kebijakan untuk di bebaskan.

Panglima LP2KP menyampaikan terimaksih kepada Bapak BJT dengan umur sekarang masih kuat dan tegas dan juga berterimakasih kepada KASAD Jenderal Dudung telah memberikan putusan kebijakan yang tepat kepada kebebasan Brigjen Junior Tumilaar.

Panglima LP2KP menyampaikan pesan lewat kesempatan ini akan Audensi kepada KASAD Jenderal Dudung bersama dengan pengurus Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah.

_OwenPutra_

Baca Juga :  Meski Dalam Pandemi Corona, Kabid Humas AWDI Ingatkan Pemerintah Agar Perawatan Infrastruktur Pembangunan Jangan Terlupakan!

Berita Terkait

Marka, Pemandu Kita Berkendara
PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026
Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:22 WIB

PBNU Tolak “Lebaran Dipaksakan”: Hilal Belum Penuhi Syarat, Idul Fitri Diprediksi 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Berita Terbaru