Driver Ojol Lakukan Aksi Konvoi Tanpa Orasi, Tuntut Hilangkan Potongan Besar Dari Aplikator Selama PPKM

- Jurnalis

Rabu, 4 Agustus 2021 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Jakarta.

Pandemi covid-19 yang berkepanjangan membuat hampir seluruh sektor terkena imbasnya. Salah satunya sektor informal dan kritikal, seperti ojek online ( Ojol), beberapa minggu lalu perwakilan dari Ojol mengadakan audiensi dengan Polda Metro Jaya, terkait kelonggaran di masa PPKM yang dinilai memberatkan bagi para driver yang bekerja di lapangan.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti pun melalui siaran resminya pada Selasa (6/7/2021) pernah menyoroti masalah pengurangan potongan untuk driver di masa PPKM darurat, Namun, hingga kini himbauan mantan Ketua Umum PSSI tersebut seolah menjadi angin lalu bagi operator Ojol,karena nyatanya hingga kini, belum ada realisasinya.

Atas alasan tersebut, Driver Ojol melakukan aksi konvoi keprihatinan yang digelar hari ini, dengan rute konvoi berawal dari Tugu Proklamasi, Bundaran HI/ M.H Thamrin, Medan Merdeka Selatan (Depan Balaikota), Tugu Tani, Kwitang, Kramat Raya, Salemba, Matraman, Manggarai dan berakhir di Kuningan.

Baca Juga :  Walkot Mojokerto Blokir 526 Data Penerima Bansos

Dalam aksinya yang dilakukan tanpa orasi, ada 2 poin yang menjadi tuntutan penting dari para pengemudi driver ojol kepada pihak managemen operator, diantaranya;

  1. Mengurangi potongan pendapatan, dari 20% menjadi 10% selama masa pandemi berlangsung.
  2. Merevisi dan mengkaji ulang status perjanjian kemitraan, yang dinilai merugikan pihak mitra driver.

Bukan itu saja, selain aksi konvoi prihatin yang dilakukan oleh rekan-rekan ojol, mereka juga mengunggah video berdurasi 2.50 menit yang berisikan tentang tuntutan kepada operator ojek online dan memohon bantuan kepada Lembaga Tinggi Negara, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), guna membantu memberikan solusi bagi permasalahan yang mereka hadapi selama pandemi berlangsung.

“Kita telah mengirimkan surat kepada aplikator, dengan memberikan waktu 7 hari kerja untuk mendapatkan respon positif atas surat tersebut. Namun, jika tidak mendapatkan tanggapan yang serius, maka kami akan langsung mendatangi kantor aplikator tersebut.” Tutur Ketua Umum Seroja di lokasi titik kumpul aksi, Tugu Proklamasi, Menteng, Senin (2/8/2021).

Baca Juga :  Rakernas AWDI DiLaksanakan Di Hotel Amaris Dan Di Kantor DPP

“Kita telah mengirimkan tembusan kepada instansi kepolisian dan Departemen Perhubungan Serta meminta bantuan kepada Ketua DPD RI untuk memediasi warga ojol agar tuntutannya dapat direalisasi, terkait potongan pendapatan menjadi 10% di masa pandemi.” Tambahnya.

 “Seperti surat yang sudah kami kirimkan ke Sekretariat DPD RI, agar Ketua DPD RI berkenan untuk memberikan waktu bagi kami mencurahkan aspirasi dari teman-teman ojek online.” Tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak media belum mendapatkan konfirmasi dari pihak aplikator atas aksi mereka.

( Njoy).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB