zonapers.com, Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Bang Anung), meresmikan Festival Bandeng Rawa Belong 2026 yang digelar meriah di kawasan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Festival ini merupakan tradisi tahunan masyarakat Betawi menjelang perayaan Imlek dan menjadi simbol akulturasi budaya Betawi–Tionghoa.
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Betawi atas konsistensi menjaga tradisi tersebut. Ia mengaku ini adalah kali kedua dirinya menghadiri festival tersebut sebagai gubernur.
Usulan Haul Ulama Betawi di Monas
Dalam momentum festival, Pramono juga mengusulkan gagasan baru menyambut HUT Jakarta tahun ini serta menuju 500 tahun Jakarta pada 2027. Ia mengusulkan penyelenggaraan haul bersama untuk para ulama dan pejuang Betawi yang berjasa bagi perkembangan Jakarta.

Kegiatan tersebut direncanakan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas) dan melibatkan majelis-majelis besar seperti:
Majelis Rasulullah
Majelis Nurul Musthofa
Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh Betawi serta memperkuat persatuan masyarakat.
Dukungan Majelis Kaum Betawi
Ketua Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya festival, termasuk Pemprov DKI dan jajaran pemerintah wilayah Jakarta Barat.
Ia menegaskan bahwa Festival Bandeng merupakan bagian penting dari pelestarian budaya Betawi yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

Jaminan Kualitas Ikan Bandeng
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, memastikan seluruh ikan bandeng yang dijual telah diperiksa oleh Sudin KPKP Jakarta Barat dan dinyatakan:
100% bebas formalin
Aman dan sehat untuk dikonsumsi
Makna Strategis Festival
Festival Bandeng Rawa Belong tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga:
Penggerak ekonomi masyarakat lokal
Simbol toleransi dan akulturasi budaya
Sarana memperkuat identitas Betawi menjelang 500 tahun Jakarta.
Redaksi.

































































