Pabrik Rokok Terbesar, Tutup Akibat Korona

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2020 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Surabaya.

Uji diagnostik cepat (rapid test) terhadap pekerja pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk di Surabaya telah digelar oleh Tim Pelacak Kontak Gugus Tugas COVID-19 Jawa Timur, setelah dua karyawan di sana meninggal akibat COVID-19.

“Kami sudah dalami ini lagi sumbernya dari mana tertularnya. Yang jelas 91 yang isolasi dan 7 yang dirawat inap. Jadi totalnya 98 yang reaktif usai di-rapid test,” kata Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso, Jumat (1/4/2020).

Menurut Kohar, pihaknya sudah melakukan upaya tracing setelah mengetahui ada kasus virus corona di pabrik rokok PT Sampoerna di Jalan Rungkut, Surabaya.

Pabrik sudah melakukan evaluasi pada ring 1 atau yang kontak langsung dengan 2 pekerja yang meninggal akibat corona serta ring 2 yang tidak kontak langsung.

Baca Juga :  Baharuddin : Kami Berjuang Sampai Tuntas, Semoga Terealisasi Secepatnya

“Kami melakukan pemeriksaan rapid test, mereka terindikasi reaktif dan sudah diisolasi di Surabaya, dan sudah dilakukan swab, semoga hasilnya tidak mengkhawatirkan kemudian tinggal observasi saja,” papar Kohar.

Kasus virus corona pertama kali diketahui di pabrik rokok PT HM Sampoerna oleh Gugus Tugas pada 21 April 2020. Kemudian dilakukan penanganan tracing dan rapid test, termasuk meliburkan 500 karyawan yang ada di pabrik tersebut, serta dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Mereka sebenarnya relatif terkumpul di tempat tinggal, kos-kosannya, sehingga relatif mereka saja, areanya relatif terlokalisir,” tukas Kohar.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa prihatinnya atas terjangkitnya sejumlah pekerja pabrik rokok Sampoerna di Kawasan Rungkut Surabaya.
Sejumlah tindakan pencegahan penularan COVID-19, kata Khofifah, telah dilakukan secara intensif oleh pihak Sampoerna setelah dua orang karyawannya meninggal dunia dengan status positif COVID-19 pada 24 April.

Baca Juga :  Wakapolri : Wartawan Di Lindungi Oleh Undang Undang

“Manajemen Sampoerna menutup operasional pabrik di kawasan Rungkut Surabaya pada 26 April. Selanjutnya, berkoordinasi dengan tim tracing Gugus Tugas COVID-19 Jatim dilakukan pada 29 April,” kata Khofifah.

” Untuk Produk, kami jamin aman tidak terpapar, dikarenakan kami selalu memprioritaskan mutu untuk hasil dari produksi kami,” Ujar pihak management.

Hingga saat ini, tim tracing diketahui telah melakukan rapid test terhadap sekitar 500 karyawan Pabrik Sampoerna, di mana testnya dipusatkan di salah satu hotel di Surabaya.

( ZP2 ).

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta
Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
BPKB Ditahan Meski Kredit Satu Unit Akan Di Lunasi ? Nasabah Pertanyakan Kebijakan Leasing ACC
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:52 WIB

Presiden Prabowo Kembali Gelar Open House Idul Fitri 2026 di Istana Negara Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB