Sanggar Bapontar dan Komunitas Minahasa Berduka: Tuama Jussac Rumambi Berpulang

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas adat dan budaya Minahasa kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Tuama Jussac Rumambi, pelestari budaya Minahasa sekaligus sosok penting dalam Sanggar Bapontar, berpulang pada Senin (9/9/25) di Jakarta. Kabar duka ini membawa kesedihan mendalam bagi keluarga besar Minahasa di perantauan.

Jussac dikenal sebagai figur sentral dalam pelestarian tarian Kabasaran, tarian perang khas Minahasa yang sarat makna dan nilai historis. Bersama Sanggar Bapontar yang dipimpin oleh Beiby Sumanti, Jussac aktif tampil di berbagai panggung besar, baik nasional maupun internasional—termasuk di Istana Negara sebagai bagian dari penyambutan tamu-tamu kenegaraan.

Dihormati Tokoh-Tokoh Kawanua

Prosesi penghormatan terakhir di rumah duka, Cikini, Jakarta, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Salah satunya adalah Irjen Pol (Purn) Ronny Sompie, yang menyempatkan diri hadir untuk memberi penghormatan terakhir.

“Almarhum sangat aktif dalam melayani dan membantu berbagai kegiatan kawanua, terutama yang berkaitan dengan adat Kabasaran sebagai simbol penguat budaya Minahasa di tanah rantau,” ujar Ronny Sompie, yang juga menjabat sebagai Penasihat Kerukunan Keluarga Kawanua.

Ronny juga mengungkapkan bahwa Jussac pernah mendapatkan hadiah langsung dari Presiden Jokowi dalam Upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara, karena dedikasinya mengenakan pakaian adat Kabasaran secara konsisten.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Diluncurkan di Yahukimo: Langkah Nyata Melawan Gizi Buruk

Hadir pula tokoh-tokoh lain seperti Ketua Garda Manguni, Jimmy Pangau, yang juga berprofesi sebagai pengacara, serta Ketua Umum Manguni Indonesia, Meidy Kaat.

Sosok Pemimpin dalam Kabasaran

Dalam wawancara bersama awak media, Meidy Kaat menjelaskan peran besar Jussac dalam struktur adat.

“Jussac Rumambi adalah Wakil Ketua DPP bidang budaya dan juga dikenal sebagai Sarian, atau pemimpin dalam tarian Kabasaran. Ia adalah ketua kelompok yang selalu berada di garis depan dalam setiap pertunjukan,” ujar Meidy Kaat.

Meidy menutup dengan pernyataan penuh haru:

“Kami keluarga besar Manguni Indonesia sangat kehilangan. Semoga segala dedikasi dan kerja keras almarhum menjadi warisan yang menginspirasi generasi penerus dalam menjaga dan melestarikan adat budaya Minahasa.”

Warisan Tak Tergantikan

Baca Juga :  Kedepan, Menteri Imipas Harap Kementeriannya Tak Digabung Lagi dengan Kemenkumham

Kepergian Jussac Rumambi meninggalkan kekosongan yang dalam, namun juga menyisakan warisan budaya yang tak ternilai. Semangatnya dalam melestarikan adat Kabasaran akan terus hidup dalam setiap hentakan gong dan derap kaki para penari Minahasa.

Selamat jalan, Tuama Jussac Rumambi. Budaya Minahasa berduka, namun semangatmu abadi.

Pewarta:HM.

Berita Terkait

TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Di Hutanabolon
Gelombang Kekerasan di Wagete: Saat Warga Pendatang Hidup Dalam Bayang Ketakutan
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker Agar Lebih Mudah Diakses
Korem 023/KS Bersama Pemko Sibolga Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Massal.
Masa Depan Hak Cipta Lagu Di Indonesia
Marka, Pemandu Kita Berkendara
Ribuan Warga Padati Istana, Momen Hangat Open House Prabowo Subianto Di Hari Raya Idulfitri
Danrem 023/KS Hadiri Pelepasan Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 H di Sibolga.

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:17 WIB

TNI AD Rampungkan Pembangunan Jembatan Aramco Di Hutanabolon

Rabu, 1 April 2026 - 08:18 WIB

Gelombang Kekerasan di Wagete: Saat Warga Pendatang Hidup Dalam Bayang Ketakutan

Rabu, 1 April 2026 - 03:28 WIB

Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker Agar Lebih Mudah Diakses

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:04 WIB

Korem 023/KS Bersama Pemko Sibolga Laksanakan Kegiatan Gotong Royong Massal.

Senin, 23 Maret 2026 - 19:56 WIB

Marka, Pemandu Kita Berkendara

Berita Terbaru