Sumedang Akan Kolaborasikan Starbak, KDMP, Dan MBG

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana mengintegrasikan tiga program utama, yaitu Starbak (Satu Hektar Buruh Tani Bangkit), Koperasi Merah Putih (KDMP), dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini disampaikan oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, setelah mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri secara daring dari Command Center Setda Sumedang, Senin (17/11/25).

Bupati menjelaskan bahwa program Starbak memiliki peluang besar untuk mendukung MBG melalui penyediaan bahan pangan lokal. Menurutnya, Starbak tidak hanya berfungsi memberdayakan buruh tani, tetapi juga dapat menjadi sumber pasokan pangan yang terarah bila dikolaborasikan dengan KDMP dan dapur MBG.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Kabupaten Pati Terus Lakukan Pencarian Korban Hilang Di Sungai Juwana

“Saya meminta agar program Starbak dimasifkan kembali dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Misalnya, petani Starbak dapat menanam sayuran yang banyak dibutuhkan oleh dapur MBG. Setelah itu, dapat dikolaborasikan dengan KDMP untuk menyalurkan kebutuhan bahan baku,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa program MBG dari pemerintah pusat sangat memerlukan pasokan bahan pangan lokal yang berkualitas. Karena itu, integrasi ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat Sumedang, terutama petani.

Baca Juga :  BRI Hadirkan Diskon Hingga 90% di Kidz Station Kraziest Sale 2025

“Kita ingin memastikan bahwa program nasional memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Dengan sinergi ini, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga menggerakkan ekonomi pedesaan secara berkelanjutan,” katanya.

Saat ini Pemkab Sumedang sedang menyiapkan mekanisme tata kelola untuk menghubungkan Starbak, KDMP, dan dapur MBG dalam satu sistem yang terpadu.

“Dengan strategi sinergi ini, kita bisa menggabungkan pemberdayaan petani, penguatan koperasi, dan pemenuhan gizi anak-anak dalam satu ekosistem pembangunan yang berkesinambungan,” pungkas Bupati.

Pewarta: UJS.

Berita Terkait

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia
Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya
Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita
Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ironis! Setahun Penderitaan Yuddy Renaldi dan Senyapnya Keadilan KPK
Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing
Group Pecinta Alam GEMPPA Tasikmalaya Rayakan Hari Jadinya Ke 37
Kanim Belawan Gelar Buka Puasa Bersama Dhuafa Dan Yatim Piatu

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Akademisi, Aktifis dan Jurnalis Kompak Kritik Makan Bergizi Gratis yang Mulia

Senin, 16 Maret 2026 - 17:21 WIB

Media Mitrapol Sukses Gelar Bhakti Sosial di Wisata Batu Mahpar Tasikmalaya

Senin, 16 Maret 2026 - 16:39 WIB

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:39 WIB

Gema Kosgoro Kecam Keras Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:54 WIB

Zonapers Ramadhan Berbagi 2026 Sukses Digelar, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cilincing

Berita Terbaru

Berita

Ramadhan Dan Kondisi Pers Kita

Senin, 16 Mar 2026 - 16:39 WIB