Capaian Vaksinasi Bertarget 90%, Kab.Sumedang Tersisa 2%

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Sumedang.

Vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Sumedang hanya tinggal dua persen lagi untuk mencapai target sembilan puluh persen, yang disampaikan Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir,S.T.MM., Pada saat mendampingi Wakapolda Jabar Brigjen. Pol. Bariza Sulfi di Gedung Negara, Minggu, 6/3/22.

Kita ingin cepat mencapai target 90 persen, Di wilayah kabupaten Sumedang sendiri tinggal dua persen lagi untuk sampai 90%.

Bupati mengatakan, ” Ikhtiar pemerintah untuk mempercepat vaksinasi dilakukan dengan cara-cara yang kreatif untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 varian baru yang bernama Omicron. “

Lingkungan Tetap Bersih dan Nyaman, dan kita semua harus waspada juga berikhtiar dengan cara mengoptimalkan protokol kesehatan diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan aktifitas sehari – hari sekaligus melakukan vaksinasi dari tahapan dosis 1-2 dan 3, ini semua harus efektiv dijalankan oleh warga masyarakat yang ada di kabupaten sumedang, upaya pemerintah untuk vaksinasi guna meningkatkan kekebalan tubuh Herd Imunnity.

Baca Juga :  15 Ketua PWI Kab/Kota Tolak SK Plt Ketua PWI Sulut: "Abal-Abal dan Tidak Sah!"

Menurut Bupati, kedua cara tersebut efektif dalam mengantisipasi dan menghadapi Covid-19 varian baru Omicron agar warga masyarakat tidak mudah terjangkit virus tersebut .

Disamping mematuhi dan memperketat Protokol Kesehatan ( Prokes ) Pecepatan vaksinasi harus lebih tinggi lagi supaya masyarakat terproteksi dari virus covid-19 jadi keduanya sama – sama harus lebih maksimal baik penerapan PROKES dan Vaksinasi harus berjalan keduanya diterapkan oleh masyarakat guna memutus matarantai penyebaran virus covid-19.

Baca Juga :  Longsor Terjadi Di Sumedang Dampak Dari Curah Hujan Tinggi

H.Doni Ahmad Munir,S.T.MM mengakui untuk mencapai angka tersebut, tentu bukan tidak kendala. diantaranya penyakit bawaan atau komorbid sehingga warga tidak bisa melaksanakan vaksinasi,sehingga harus menunggu sehat dulu agar bisa di vaksin.

“Demi Untuk mencapai angka 90 persen ini sudah mulai susah mencarinya. Tapi kami akan berusaha mencari warga yang belum divaksin. Ada banyak faktor, selain komorbid, ada hal yang lainnya sehingga mereka tidak bisa divaksin,” Pungkasnya.

( UJS/AK).

Berita Terkait

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.
Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.
Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat, Polisi Kembalikan Barang Bukti Kendaraan Secara Gratis Kepada Pemilik.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki

Berita Terbaru