Indonesia Kalah Telak 0-5, Mengapa?

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juni 2021 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Dubai.

Tournament Sepak Bola Pra Piala Dunia 2022 sabtu dini hari, adalah laga terakhir bagi Tim Garuda dengan kalah telak oleh Tim Uni Emirat Arab ( UEA) 0 – 5 ,Sabtu 12/6/21.

Pertandingan yang di mulai pada pukul 23.45 Wib, yang di tayangkan pula di sebuah televisi swasta nasional, membuat seluruh penonton seakan tidak percaya dengan kemampuan Tim Nasional pada laga tersebut.

Terlebih tidak percaya pada kemampuan seorang Evan Dimas yang gagal mengeksekusi kesempatan tendangan Pinalty ke depan gawang UEA, ” Kenapa ya? Ada tekanan kah mentalnya? Atau grogi? ” Ujar Wiro salah satu penonton di bilangan Jakarta Selatan, yang menyaksikan siaran langsung via media kaca di sebuah caffee yang menggelar acara Nonton Bareng.

Baca Juga :  Terpuruknya Dunia Jurnalistik Oleh Media Yang Tidak Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalis

Gol pertama yang menjebol gawang Indonesia di menit ke 22 terlihat amat sangat mudahnya, seakan akan lini pertahanan Tim Indonesia tidak nampak kokoh.

Pelatih Tim Garuda Shin Tae-yong, sebenarnya menerapkan sistem bertahan di babak pertama, namun nampak kedisiplinan squad Indonesia kebobolan terus, 0 – 2 untuk kekalahan Indonesia bertahan sampai turun minum di babak pertama.

Baca Juga :  Lanal Simeulue Berjuang Terus Vaksinasi Warga Demi Simeulue Jauh Dari Covid 19

Pada babak kedua, diturunkan lah personel penyerang dari tim kesayangan kita yang bertujuan membombardir pertahanan UEA, memang Bintang Kejora sedang memihak UEA, malah kita yang kena kebobolan 3 angka lagi menjadi 0 – 5.

Tetap semangat Garuda ku, walau belum layak kembali masuk klasifikasi kelas Dunia 2021 ini, Menang di Piala Asia besok adalah sebuah harapan akhir bangsa ini.

# fhoto di ambil dari antaranews.com.

( Redaksi).

Berita Terkait

Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta
Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)
FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Sumedang Utara Juara Piala Dony Yoshua U-21, Bawa Pulang Hadiah Rp50 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Sumedang Matangkan Kesiapan Pilkades Digital 2026.

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:24 WIB