Joko Anwar Hadir dengan Film Terbaru: “Pengepungan di Bukit Duri”, Tayang 17 April 2025

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Jakarta

Sutradara ternama Joko Anwar kembali menghadirkan film terbarunya berjudul Pengepungan di Bukit Duri, yang akan tayang di bioskop pada 17 April 2025. Film ini merupakan hasil kolaborasi antara studio Hollywood Amazon MGM Studios dan rumah produksi Asia Tenggara Come and See Pictures, menandai kerja sama internasional pertama bagi kedua studio.

Mengusung genre drama-aksi, film ini menjadi babak baru dalam karier Joko Anwar setelah 20 tahun berkarya. Sebelumnya, ia lebih dikenal dengan film-film bergenre horor dan thriller. Film ini juga menjadi produksi kedua Come and See Pictures setelah sukses besar dengan Siksa Kubur, yang meraih 17 nominasi Piala Citra dan ditonton lebih dari 4 juta orang.

Baca Juga :  Wapres RI Ma’aruf Amin Memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Di TMP Kalibata

Film Pengepungan di Bukit Duri mengangkat isu kekerasan remaja yang semakin meningkat di Indonesia. Mengambil latar di sebuah sekolah khusus anak-anak bermasalah, film ini mengikuti perjalanan Edwin (diperankan Morgan Oey), seorang guru yang menyelidiki hilangnya keponakannya di SMA Duri. Dalam pencariannya, Edwin harus menghadapi siswa-siswa brutal dan terjebak di dalam sekolah ketika kerusuhan besar pecah di seluruh kota. Bersama Diana (Hana Pitrasha Malasan), ia berusaha bertahan hidup sambil mengungkap misteri yang mengancam nyawa mereka.

Joko Anwar menyebut bahwa proyek ini adalah tantangan terbesar dalam kariernya, terutama karena harus menyajikan kualitas produksi tinggi dalam kolaborasi dengan studio Hollywood. “Cerita dalam film ini harus mencerminkan negeri kita saat ini,” ujar Joko Anwar.

Baca Juga :  Ster TNI Gelar Kuliah Umum di Universitas Tarumanagara: “Bela Negara untuk Generasi Milenial”

Produser Tia Hasibuan menambahkan bahwa film ini diharapkan membawa standar baru bagi industri perfilman Indonesia. “Kami ingin semua yang terlibat dalam film ini naik kelas dengan membuat film yang setara dengan film-film dunia berkualitas tinggi,” katanya.

Dengan tema yang kuat dan sinematografi berkualitas internasional, Pengepungan di Bukit Duri diprediksi akan menjadi tontonan mendebarkan sekaligus relevan bagi masyarakat Indonesia. Jangan lewatkan penayangannya di bioskop mulai 17 April 2025. Ikuti perkembangan terbaru film ini di Instagram @comeandseepictures.

Berita Terkait

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026
Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026
Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Kapolda Jabar Ingatkan Pendaki
Sekjen DPP FRIC H.Deden Hardening, Ingatkan Pelajar,Jangan Mudah Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa.
Tegaskan Bahaya Karhutla, Polda Jabar Minta Masyarakat Stop Membuat Pemicu Api
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Ajakan Penyampaian Pendapat di Muka Umum, 27 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Aliansi Buruh Jawa Barat Nyatakan Tidak Gelar Aksi pada 27–28 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Danrem 023/KS Tutup Secara Resmi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat di Kepulauan Nias,”Tinggalkan Manfaat Bagi Masyarakat”.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:31 WIB

FWK Ingatkan Negara Jangan Jadikan Bank Alat Represif terhadap Warga

Berita Terbaru