Puslitbang Polri Gelar Penelitian di Polres Sumedang, Kaji Kesesuaian Anggaran Penyelidikan dan Penyidikan.

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com, Sumedang.

Puslitbang Polri mengkaji kesesuaian indeks biaya penyelidikan dan penyidikan dengan kebutuhan operasional Polres Sumedang, Senin (5/10/2026).

Tim Puslitbang Polri menjalankan penelitian tersebut di Aula Tribrata Polres Sumedang mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol. Ida Bagus Made W., S.I.K., M.M. memimpin langsung penelitian tersebut.

Sementara itu, Wakapolres Sumedang Kompol I Putu Ika Prabawa Kartima Utama mewakili Kapolres AKBP Dr. Reza Ma’ruffi dalam kegiatan tersebut.

Kemudian, Kabagren Kompol Kurnia, S.Pd., CPHR mendampingi kegiatan bersama jajaran pejabat dan personel terkait.

Penelitian melibatkan fungsi Reskrim, Narkoba, Polair, serta sejumlah Polsek jajaran untuk menggali kebutuhan anggaran penegakan hukum.

Baca Juga :  Serba-serbi KTT G20 Pembahasan Antara Presiden USA Joe Biden Dengan Presiden China Xi Jinping

Selanjutnya, tim Puslitbang menggelar focus group discussion atau FGD guna menggali pengalaman dan kendala personel selama menangani perkara.

Melalui forum tersebut, personel menyampaikan kebutuhan pembiayaan penyelidikan dan penyidikan berdasarkan kondisi operasional setiap wilayah.

Selain itu, tim mengkaji mekanisme pengalokasian serta penyerapan anggaran untuk mengetahui kebutuhan riil dalam pelaksanaan tugas.

Tim juga membandingkan norma indeks biaya dengan kebutuhan operasional yang muncul selama personel menangani perkara pidana.

Lebih lanjut, penelitian tersebut menilai pengaruh kesenjangan anggaran terhadap efektivitas penyelidikan dan penyidikan di lapangan.

Wakapolres Sumedang menyambut positif penelitian Puslitbang Polri karena forum tersebut membuka ruang penyampaian kebutuhan operasional secara langsung.

“Kami menyambut baik penelitian Puslitbang Polri melalui diskusi untuk menyampaikan kebutuhan operasional serta kendala pembiayaan,” ujar Kompol I Putu Ika.

Baca Juga :  BP2MI Yang Di Pimpin Benny Rhamdani lagi-lagi meraih Penghargaan WTP dari BPK

Menurutnya, penelitian tersebut dapat membantu Polri menyempurnakan norma indeks biaya sesuai kebutuhan riil dan karakteristik setiap wilayah.

Dengan demikian, penyesuaian indeks biaya dapat memperkuat penegakan hukum sekaligus mendorong pelayanan masyarakat yang lebih optimal.

Selanjutnya, tim Puslitbang Polri mengolah seluruh masukan peserta sebagai bahan penyusunan norma indeks biaya yang lebih adaptif.

Melalui penelitian ini, Polri berupaya menyelaraskan dukungan anggaran dengan kebutuhan nyata penyelidikan dan penyidikan di tingkat kewilayahan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tim mengakhiri penelitian pada pukul 16.00 WIB.

Pewarta : Ujs

Berita Terkait

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga
Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
Majelis Adat Sumedang Larang Tegas Tolak Geotermal Tampomas
FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum
Jaga Keseimbangan Kerja dan Akhlak, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Jend.TNI ( P ) Dudung Abdurahman Didaulat Sebagai Puun Ageung Bapa Gede Panglima Utama Majelis Tritangtu Sunda Sabuana

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Pemdes Bawo Ordua Salurkan BLT Tunai Tahap II hingga Desember 2026, Kades Imbau Warga Gunakan untuk Kebutuhan Keluarga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Memprihatinkan! Gedung Puskesdes Desa Makole Rusak Berat dan Tak Difungsikan, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Aphrodite Luxury Kafe Pati, Korban Dirawat Dan Sudah Menempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru