Ketua dan Komisioner KPU Paniai Diduga Terlibat Suap Rp 200 Juta, Polisi Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonapers – Paniai, Papua

Dugaan praktik suap di tubuh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paniai mencuat setelah Ketua KPU Paniai, Sem Nawipa, dan Komisioner KPU, Sisilia Nawipa, dijemput oleh Polres Paniai untuk pemeriksaan pada Rabu (11/12/2024). Kedua pejabat tersebut diduga mencoba menyuap aparat keamanan dengan uang tunai sebesar Rp 200 juta demi melancarkan pleno Pilkada 2024 di tengah protes masyarakat.

Uang Rp 200 Juta dan Skema Suap
Penangkapan dimulai pukul 12.58 WIT di Kantor KPU Paniai, Distrik Paniai Timur. Sekretaris KPU Paniai, Elly Ermawati Yuniasruti, menyerahkan uang tunai dalam kantong kresek kepada Kapolres Paniai melalui Kasat Reskrim. Berdasarkan informasi yang diperoleh, uang tersebut diduga dibagi untuk:

  • Kapolres Paniai sebesar Rp 100 juta
  • Kabag Ops Polres Paniai sebesar Rp 50 juta
  • Danton Brimob Yon C Nabire sebesar Rp 50 juta
Baca Juga :  Siswa Sespimen Polri Laksanakan Kuliah Kerja Profesi Di Polres Sumedang

Tujuan suap ini diduga untuk meredam protes masyarakat yang menuntut atas transparansi dalam proses pleno.

Berikut proses kronologi skema kejadian dan penangkapan;

  • 12.58 WIT: Penyerahan uang dilakukan oleh Sekretaris KPU kepada aparat di lokasi.
  • 13.15 WIT: Sekretaris KPU dan Bendahara KPU, I Made Haste Nuriane, dibawa ke Polres Paniai untuk diperiksa.
  • 14.45 WIT: Ketua KPU, Sem Nawipa, dan Komisioner KPU, Sisilia Nawipa, dijemput oleh Kasat Reskrim Polres Paniai untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa suap ini bertujuan untuk memastikan pleno tetap berjalan meski mendapat tekanan dari masyarakat. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada upaya dari oknum KPU untuk mengamankan hasil pleno demi kepentingan pihak tertentu.

Baca Juga :  Yonmarhanlan III Peduli, Bagikan Kebahagiaan di TPA Goro

Pemeriksaan Masih Berlangsung
Kapolres Paniai, Kompol Agustinus Puhiri, memastikan semua pihak yang terlibat sedang diperiksa. Hingga berita ini diturunkan, pleno Pilkada di Kabupaten Paniai diskors sementara waktu. “Kami akan menyelidiki secara tuntas kasus ini demi menjaga integritas proses pemilu,” ujar Kapolres.

Situasi saat ini di sekitar Kantor KPU terpantau kondusif tanpa adanya kerumunan massa. Namun, polisi tetao menjaga dan mengantisipasi potensi gejolak dari masyarakat yang kecewa atas dugaan pelanggaran ini.

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi kredibilitas KPU di tengah upaya menciptakan Pilkada yang jujur dan adil. Warga Kabupaten Paniai kini menunggu tindakan tegas dari aparat terhadap dugaan korupsi yang mencederai demokrasi di Papua.

Berita Terkait

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.
Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .
Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga
HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran
Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta
Membangun Citra Diri Profesional Melalui Media Digital Yang Ramah Disabilitas
Ironis! Belum Pernah Difungsikan,Puskesdes di Baruyu Sidombua Desa Bawo Ordua Sudah Mengalami Kerusakan
Wartawan Senior Tatang Suherman Diperiksa, Kasus Dana Rp1 Miliar Persib dari KDM Masuki Babak Baru
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:57 WIB

Danrem 023/KS Tinjau Pelaksanaan Bakti Kesehatan TNI AD di Pulau Nias.

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:41 WIB

Masyarakat Cireundeu Cimahi, Punya Wilayah Adat Tapi Belum Punya Tanah Ulayat .

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:21 WIB

Kepala Desa Hale Baluta Salurkan BLT Dana Desa Tahap I untuk Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:13 WIB

HUT Ke 76 Kodam I/BB, Korem 023/KS Laksanakan Ziarah Rombongan Anjangsana Dan Syukuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:34 WIB

Wali Kota Jakbar Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak, Gandeng YPHMI dan KAI DKI Jakarta

Berita Terbaru