Ketua Mitra Bangsa Menyayangkan Kebijakan Pencopotan 2 Kapolda Hanya Karena Prokes

- Jurnalis

Selasa, 17 November 2020 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

zonapers.com , Bogor.

Kesalahan Kepala Kepolisian Daerah ( Kapolda ) Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat yang di copot jabatan nya oleh Kepala Kepolisian RI ( Kapolri ) kemarin direspon oleh Ketua Organisasi Mitra Bangsa Tb.Irvanul Hakim di Bogor, Senin 16/11/20.

” Saya yakin mereka ( Kapolda ) sudah berusaha mencegah dan mengantisipasi sistem keamanan agar tetap terkendali serta selalu mengumandangkan Protokol Kesehatan jauh jauh hari,” Ujar Irvan kepada awak media di Bogor.

Mitra Bangsa sendiri adalah Organisasi yang sangat mengapresiasi kinerja prosfesional dari Kepolisian Republik Indonesia.

” Dan saya pikir, Prokes ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pimpinan terkait sampai level pengurus RT/RW, bukan hanya Kapolda,” Lanjut Irvan dengan nada agak kesal.

Baca Juga :  Sambut Kemilau HUT ke-33 Tahun, FIFGROUP Ajak Milenial Untuk Kritis & Kreatif di Era Disrupsi Digital Lewat Webinar

Klimaks pelanggaran Prokes adalah ketika kedatangan Muhammad Rizieq Shihab melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, dimana lautan manusia berkumpul dan berinteraksi langsung saat itu.

” Kapolri seharusnya agak Fair dalam hal pencopotan, Bandara Soekarno-Hatta adalah wewenang Polda Banten, lihat disana, apakah melanggar Prokes Massa yang tertumpu di daerah sana?, Di copot jugalah Kapolda Banten nya,” Kata Irvanul Hakim.

Baca Juga :  Akhirnya terkuak juga Bupati Bogor Ade Yasin mendapatkan Gratifikasi dari Pejabat PT Sentul City

Kedua Kapolda yang dicopot, Isyu yang berhembus di karenakan gagal mensosialisasikan Prokes pada setiap kegiatan yang di selenggarakan oleh Muhammad Rizieq Shihab.

” Anda paham kan? Pada kegiatan tersebut, ada diantara nya terselip kedatangan pejabat beserta Jajarannya pada acara pribadi Muhammad Rizieq Shihab , coba tegur tentang prokes, Masyarakat awam dilarang gelar acara apapun, untuk hajat Rizieq Shihab tidak di bubarkan,Jangan tebang pilih lah,” Pungkas Tb.Irvanul Hakim yang di dampingi oleh Sekjen Mitra Bangsa Vaza Fernanta ketika memberikan keterangan Pers ini.

( Redaksi ).

Berita Terkait

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik
Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum
Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.
FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT
Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.
Fenomena K-Pop Menguasai Dunia,Bagaimana Potensi Indonesia?Catatan Hendry Ch Bangun (FWK).
Menunggu Kabar Baik Catatan Hendry Ch Bangun (FWK)
FWK Doakan Emas Pertama Asian Games, Soroti Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Anti Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Hukum sebagai Panglima, Bukan Panglima yang Menghukum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Irjen Pol ASEP SAFRUDIN Resmi Emban Amanah Kabareskrim, Ketum FRIC: Kami Siap Berdiri Bersama Polri.

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:57 WIB

FWK INGATKAN PRESIDEN PRABOWO, MOMEN PEROMBAKAN BESAR KABINET MERAH PUTIH UNTUK WUJUDKAN KEINGINAN RAKYAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru di Istana Negara.

Berita Terbaru